4 Tips Memulai Bisnis Modal Kecil Untuk Pekerjaan Anda Sendiri

4 Tips Memulai Bisnis Modal Kecil Untuk Pekerjaan Anda Sendiri

Derap Reformasi – Memulai bisnis Anda sendiri tidak semudah yang dimaksudkan. Banyak hal penting yang perlu Anda persiapkan. Mulai dari jenis bisnis yang akan bekerja hingga aspek pemasaran. Jika Anda kurang pengetahuan dan Anda tidak serius membangun bisnis, bisnis Anda tidak akan tumbuh dan dapat menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, banyak pengusaha potensial menggunakan jasa konsultan bisnis. Mereka berharap mendapatkan strategi dan perencanaan yang matang sebelum memulai bisnis.

Tips Memulai Bisnis Modal Kecil

Bagaimana dengan Anda? Saya pikir Anda tidak perlu menyewa konsultan bisnis jika Anda baru memulai bisnis dengan modal kecil. Selain biaya yang relatif mahal, memiliki usaha kecil dapat dipelajari secara mandiri dari awal. Berita bagus, posting ini membahas langkah demi langkah memulai bisnis Anda sendiri dengan modal yang relatif kecil. Berikut adalah langkah untuk memulai bisnis Anda sendiri dari awal, yang dapat Anda praktikkan mulai sekarang.

Tentukan jenis bisnis Anda

Bisnis apa yang Anda buka? Mungkin pertanyaan ini terlintas dalam pikiran. Sebelum memutuskan untuk memulai bisnis Anda sendiri, penting untuk menentukan jenis bisnis dan membiasakan diri dengan peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek yang baik. Selain itu, jenis bisnis harus sesuai dengan minat dan pengalaman Anda. Tidak ada gunanya melakukan bisnis, tetapi Anda tidak menyukainya. Anda tidak akan senang dengan pengembangan bisnis. Bahkan, Anda bisa menyerah di tengah jalan ketika Anda merasa bahwa bisnis Anda tidak seperti yang Anda harapkan.

Cobalah untuk memikirkannya sebelum memulai bisnis. Tulis minat, keterampilan, bakat, dan hobi Anda di buku catatan Anda. Selain itu, Anda dapat merekam beberapa jenis bisnis yang ingin Anda mulai. Misalnya, Anda suka membuat berbagai jenis kue. Dari hobi ini Anda dapat menentukan jenis bisnis Anda yaitu membuka toko kue. Ini berbeda jika Anda tertarik pada fashion. Jenis bisnis yang tepat bagi Anda adalah membuka toko pakaian. Memilih jenis bisnis yang sesuai dengan minat dan pengalaman Anda. Saya yakin Anda pasti akan senang menjalankan bisnis.

Polling Segera

Setelah Anda menentukan jenis bisnis yang akan Anda kerjakan, langkah selanjutnya adalah melakukan survei lapangan. Mengapa Anda harus melakukan survei? Penting bagi Anda untuk mengetahui seberapa besar peluang bisnis Anda. Apakah dia memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi atau tidak. Apa yang harus Anda periksa?

  • Tingkat kompetisi

Survei lapangan berguna untuk melihat tingkat persaingan bisnis, mirip dengan bisnis Anda. Berapa banyak orang yang menjalani bisnis ini. Selain itu, Anda harus mencari informasi tentang kualitas dan karakteristik produk, prosedur layanan, dan harga yang mereka tawarkan. Dengan demikian, Anda akan memiliki strategi untuk bersaing dengan pengusaha serupa.

  • Lokasi strategis

Anda juga perlu memeriksa tempat atau lokasi anda bisnis. Ini dilakukan untuk mengetahui di mana tempat yang cocok untuk bisnis Anda. misalnya, Anda ingin membuka tempat untuk menyalin dan mengikat buku. Tentu saja, kurang efektif jika Anda membuka bisnis di kompleks perumahan Anda. Tempat yang tepat untuk bisnis adalah di banyak daerah di mana terdapat kantor dan sekolah. Dengan demikian, Anda harus menentukan pilihan tempat kerja, jika Anda ingin bisnis Anda berjalan dengan lancar.

  • Perilaku konsumen

Penting juga untuk memperhatikan perilaku konsumen. Sebisa mungkin, jenis bisnis Anda memiliki banyak penggemar dan daya beli tinggi dengan konsumen. Tidak masalah seberapa bagus bisnis Anda jika daya beli konsumen yang rendah memengaruhi bisnis Anda. Seperti dalam kasus minat konsumen, jika hanya sedikit yang membeli produk yang Anda tawarkan, Anda harus siap untuk keluar dari bisnis.

Siapkan modal

Memulai bisnis Anda sendiri dari awal bukan berarti modal nol. Anda masih membutuhkan modal untuk memulai bisnis Anda. Berapa modal yang Anda butuhkan? Itu tergantung pada bisnis yang ingin Anda buka. Secara umum, untuk perusahaan dengan modal kecil atau besar, aturan yang hampir sama berlaku. Anda perlu tahu berapa banyak modal yang dianggarkan untuk memulai bisnis. Selain itu, jangan menghabiskan semua modal Anda untuk kebutuhan bisnis yang akan Anda kelola. Minimum dialokasikan 40% dari modal sebagai dana cadangan. Ini harus diramalkan jika bisnis Anda gagal. Anda dapat menggunakan sisa dana untuk memulihkan atau mengganti bisnis Anda.

Misalnya, Anda ingin membuka usaha di kios untuk membuka warung bakso. Menurut survei bisnis bakso membutuhkan modal sekitar 16 juta. Sarana digunakan untuk menyewa tempat, membuat gerobak, piring, meja, kursi dan bahan baku. Jadi Anda harus menyediakan modal Rp. 28 juta dan 16 juta untuk aset tetap, sisanya Anda simpan sebagai dana cadangan. Bagaimana Anda mendapatkan modal bisnis? Anda bisa mendapatkannya dari investor, pinjaman bank atau ekuitas. Untuk membuka usaha dengan modal kecil, sebisa mungkin,Anda terlebih dahulu menggunakan modal sendiri.

Perencanaan matang

Memulai bisnis dengan modal kecil bukan berarti santai. Anda perlu persiapan dan perencanaan yang cermat di awal bisnis Anda. Ini harus meminimalkan terjadinya kegagalan bisnis. Anda harus tahu bahwa hampir semua kegagalan pebisnis terjadi karena persiapan yang tidak memadai dan perencanaan yang baik dalam pengelolaan bisnis mereka. Jika demikian, keuntungan tidak dapat diperoleh, modal akan habis. Bagaimana Anda melakukan perencanaan yang cermat? Ternyata perencanaan bisnis mencakup pendefinisian visi, misi, strategi bisnis, tujuan, kebijakan, prosedur dan aturan, serta anggaran yang diperlukan untuk menjalankan bisnis atau bisnis tertentu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*