by

Tahun 2022 Kemenkumham Bisa Lebih Baik

Derap Pemerintahan: jakarta – Di tengah keterbatasan ruang gerak dan langkah karena pandemi Covid-19 yang masih merajalela, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) masih bisa meraih segudang prestasi di tahun ini.

Bahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly menilai tahun depan Kemenkumham masih bisa lebih baik lagi.

“Bisa saudara bayangkan, ada Work From Home (WFH) 50 persen, pernah WFH 75 persen, tapi we can survive, kita bisa melewati tahun sulit ini,” kata Yasonna dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2021 Kementerian Hukum dan HAM.

“Kalau kita bisa melewati tahun sulit di 2021, tidak mustahil kita bisa lebih hebat lagi melewati tahun 2022. Insya Allah,” tambahnya.

Data berbicara, pada kontestasi pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kemenkumham berada yang terdepan diantara kementerian/lembaga lainnya.

Tak mudah meraih kebanggaan ini dalam situasi sulit pandemi.

“Walaupun capaian (WBK/WBBM) kita ditahun lalu 83, sekarang (turun) menjadi 55, tapi kita menjadi yang tertinggi. _

Ini menunjukkan bahwa upaya kita untuk meningkatkan zona integritas itu sudah berjalan dengan baik,” ucap Yasonna.

Kepada satuan kerja yang belum mampu meraih WBK/WBBM, Yasonna berpesan agar jangan menyerah.

Karena meraih predikat tersebut bukan suatu hal yang mustahil. Mengutip kalimat seorang penyair asal India, Rabindranath Tagore, menkumham mengatakan, kamu tidak akan bisa menyeberangi lautan bila hanya dengan berdiri dan memandangi air.

“You can’t cross the sea merely by standing and staring at the water.

Bangkit lagi, kerjakan terus, lalu evaluasi kegagalan,” kata Laoly.

Kalau kita mau, bisa! Kalau belum dapat WBK atau WBBM, kerja keras untuk itu. Bisa! Everything is possible!” lanjutnya.

Menutup sambutannya, menkumham mengatakan agar jangan pernah berhenti membuat inovasi, bekerja keras, terus belajar, sehingga apa yang kita harapkan dari Kemenkumham sebagai pelayan publik yang memberikan service kepada masyarakat dan negara, dapat kita wujudkan secara bersama-sama.

“Saya percaya itu dan kita harus percaya itu, dan harus kita kerjakan bersama-sama,” tutupnya. Sumber siaran Pers Kenterian Hukum dan HAM, 29 Desember 2021 (DR/Bob)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed