Indrayani Terkejut Seperti Terjaga Di Besuk, Di Doa kan Pangdam III/Siliwangi

Derap Hankam : Bandung – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo terus mengikuti perkembangan kondisi Ibu Indayani, pemulung yang masih dirawat pasca operasi pengangkatan tumor payudara di RS Sariningsih Bandung pada hari Sabtu-27.5.2023.

Demikian konfirmasi disampaikan Kapendam III/Slw Kolonel Inf Adhe Hansen melalui rilis dikirimkan Sahabat Siliwangi, Minggu -28.5.2023.

Pasca menjalani operasi, Indayani (55) terlihat tetap bugar dan semangat menjalani perawatan. Dibawah pengawasan para petugas medis, kondisinya terus di pantau tiap saat untuk memastikan masa pemulihan berjalan dengan baik.

Mayjen Kunto bahkan langsung memantau dari dekat perkembangan Indayani dengan datang ke ruang perawatan RS Sariningsih untuk berinteraksi langsung serta memberikan motivasi.

Pangdam tampak melarutkan diri masuk kedalam obrolan bersama Ibu Indayani bercerita tentangnya dari kondisi awal termasuk kondisi fisiknya yang sakit-sakitan hingga mendapatkan anugerah melalui pemeriksaan kesehatan yang diberikan saat di Kodam.

Cerita tentang persiapan hingga proses pengangkatan tumor turut menghiasi percakapan di ruang perawatan tersebut.

Haru, senang dan penuh harapan menjadi topik yang terus terucap dari bibir Ibu Indayani.“Saya sampai bingung, kok bisa mendapatkan jalan dari sakitnya saya melalui Pak Pangdam. Ucap Bu Indrayani.

Ini semua seperti tidak mungkin,” kata Indayani sperti terjaga. Menurutnya, bagaimana mungkin saya seperti ini bertemu dibesuk, di doaken Pangdam III/Siliwangi, memang benar tiap Minggu ada mengundang para pemulung dan orang gerobak ke kodam.

Namun dirinya tidak pernah membayangkan akan diberikan layanan kesehatan gratis hingga perawatan di rumah sakit.

“Saya bahkan kaget, Bapak Pangdam datang langsung menjenguk saya di rumah sakit untuk mendoakan semoga saya lekas pulih,” urai Indayani.

Pangdam III/Siliwangi secara rutin memberikan perhatian terhadap para pemulung dan manusia gerobak di sekitar Makodam III/Siliwangi dengan mengundangnya untuk di jamu makan siang, diberikan santunan, dukungan terhadap kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, bahkan anak-anak komunitas tersebut tidak luput dari perhatian dengan diberikan mainan yang diinginkan.

Prajurit Siliwangi kembali mendapatkan tauladan dari pemimpinnya melalui pembelajaran sosial yang paling hakiki tentang kemanusiaan.

Hal tersebut merupakan penjabaran dari tugas-tugas prajurit Kodam III/Siliwangi dalam menyiapkan seluruh komponen pertahanan di wilayah secara dini agar memiliki ketahanan yang baik.