CIC Minta Kapolri Periksa Ulang Rekrutmen Catar, Bintara Se-Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Politik, Ekonomi, Pemerintahan : Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk proses ulang rekrutmen anggota Polri jenjang Akpol, Bintara dan Tamtama di seluruh Polda dan Polres se-Indonesia.

Menurut Bambang, sebab gejolak daerah yang dianggap rawan konflik vertikal maupun horizontal bahkan ada nilai rata-rata sekolah dibawah bisa lulus, sementara nilai diatas tidak lulus. Seperti Maluku, NTT , Lampung dan Bali. Ketua Umum CIC R. Bambang. SS menegaskan, “Salah satu yang perlu menjadi pertimbangan untuk penambahan kuota calon anggota Polri itu adalah masalah geografis.

“Mari perkirakan, Ujar Bambang, daerah Indonesia dengan pertimbangan geografis sebagai provinsi kepulauan serta banyak terjadi nya konflik antara warga desa, dan yang sangat miris disetiap tahunnya diberikan kuota hanya sedikit, dan ditemukan ada lagi istilah “kuota khusus” dimana didapati terjadi yang nilainya rendah lulus, sedangkan nilai tinggi tidak lulus, seperti Catar Akpol di Maluku, Bintara di Bali dan Lampung. Jelas ini sangat miris”. Tegas R. Bambang. SS, Selasa- 9.7.2024, di Trunojoyo Jakarta kepada awak media.

Baca Juga :  TNI-Polri Menggelar Olahraga Malam Hari Untuk Menjalin Sinergitas

R. Bambang, membeberkan contoh pada rekrutmen Catar Akpol 2024 terjadi di Polda Maluku dimana hasil Psikotes 20 lulus namun yang nilai 68 tidak lulus, jelas ini ada kejanggalan proses rekrutmen Catar Akpol 2024. Bahkan itu terjadi di Bali dan Lampung dalam hal rekrutmen Bintara yang sama, bagai mana calon gerasi kepolisian kedepan jika hal ini dibiarksn terjadi, tanya nya.

Baca Juga :  Giat Tinjau Lokasi Dan Acara TMMD Ke 113, Danrem Beri Hadiah Kambing

sementara para calon polri diharapkan sebagai cikal bakal gerasi penegak hukum di Indonesia kedepannya, sehingga terjadi konflik. Untuk itu CIC meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan Repro dan penambahan kuota baik Catar Akpol, Bintara dan Tamtama atau susulan di bulan Juli hingga Agustus 2024,”papar R. Bambang. SS.

CIC berharap kuota rekrutmen Catar Akpol, Bintara dan Tamtama diseluruh Polda, Polres tahun ini ditambah, sehingga penanganan konflik di daerah bisa diatasi dengan cepat dan tidak ada alasan kekurangan personel.

Di singgung tentang kurangnya anggota Polri, “Jika kurang harus ditambah dong, biar penanganan konflik di daerah bisa teratasi dengan baik tanpa ada alasan kekurangan personel,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri
Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar
Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD
Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan
Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 
CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:00 WIB

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum

Berita Terbaru

Hukum

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:00 WIB

Berita

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WIB