Heru Budi Hartono Bakal Sulap Tempat Isolasi Covid-19 Jadi Hunian Warga

Metropol36 Views

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono melakukan pengurangan tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi. Hal itu termuat dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 891 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Isolasi dan Standar Operasional Prosedur Pengelolaan Lokasi Isolasi dalam Rangka Penanganan Covid-19.

Dalam Kepgub tersebut, tertulis bahwa Heru mengurangi sebanyak 15.000 tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi. Padahal saat kasus meningkat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan kapasitas tempat isolasi bagi 26.134 orang.

Lalu, diperbaharui dalam Kepgub DKI Jakarta Nomor 196 Tahun 2023, di mana Heru mengurangi kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 menjadi sebanyak 11.134 kasur.

“Saat ini kondisi pandemi Covid-19 sudah mereda. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan mengalihfungsikannya menjadi hunian sementara warga miskin,” ujar Heru dalam Kepgub tersebut dikutip Warta Kota, Rabu (29/3/2023).

Heru menginformasikan beberapa tempat isolasi selama pandemi Covid-19 di antaranya mulai dari rumah susun, graha wisata, gelanggang olahraga (GOR), rumah dinas lurah, sekolah, hingga RPTRA.

Adapun pengurangan kapasitas lokasi isolasi Covid-19 dilakukan di Rumah Susun (Rusun) Penggilingan Pulogebang, Rusun Pasar Rumput Manggarai, Rusun Pinus Elok, dan Rusun Daan Mogot (Rusun Pesakih Tower 6 dan 7).

“Keempat rusun ini tak lagi menjadi tempat isolasi karena akan dialihfungsikan untuk hunian masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak program Pemprov DKI,” jelas Heru.

Lalu yang terakhir, Rusun Nagrak masih disediakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Namun saat ini mengalami pengurangan kapasitas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023). (Warta Kota/Leonardus Wical Zelena Arga)
Dinkes DKI Jakarta Benarkan Pengurangan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membenarkan bahwa terdapat pengurangan kapasitas tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

“Memang sekarang sudah cukup landai. Mayoritas yang kena Covid-19 itu melakukan isolasi mandiri (isoman),” ujar Plt Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023).

Ani mengatakan bahwa kemungkinan nanti akan ada persiapan pembahasan agar lokasi-lokasi isolasi tersebut dialihfungsikan ke hal-hal lain.
Ia mengaku saat ini masih belum ada keputusan terkait keberlanjutan bangunan-bangunan yang digunakan untuk isolasi pasien Covid-19.

“Belum dibahas lagi ya. Tapi pasti nanti akan ada pembahasan lebih lanjut. Karena memang situasi Covid-19 saat ini sudah terkendali,” ucap Ani.

Lebih lanjut, Ani mengaku bahwa kondisi Covid-19 di DKI Jakarta saat ini relatif aman, stabil, dan bahkan melandai.

Adapun penambahan Covid-19 sejumlah 42 kasus, sehingga yang masih dirawat dan isolasi mandiri hingga saat ini tercatat sebanyak 1.394 orang.

“Walaupun demikian, kami tetap waspada dan memonitor untuk antisipasi hal-hal buruk. Tapi yang pasti saat ini kasusnya itu sudah sangat landai,” kata Ani. (Nasri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *