Lapas Cipinang Dukung Penuh Pengoptimalan Peran Penting Petugas Lapas Tangani WBP Terorisme

- Jurnalis

Jumat, 24 Juni 2022 - 10:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan: Jakarta – Bertempat di Aula Gedung 2 Lapas Kelas I Cipinang, diselenggarakan kagiatan Pelatihan Penguatan Perspektif Korban Terorisme bagi Petugas Lapas.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Aliansi Indonesia Damai (AIDA) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini bertujuan untuk memperkuat perspektif korban terorisme di kalangan petugas Lapas (selain Wali Napiter) dalam menangani WBP terorisme serta memperkaya pemahaman terkait terorisme dan dampaknya di kalangan petugas Lapas dengan materi-materi yang dibutuhkan dalam menangani WBP terorisme.

Kegiatan pelatihan ini mengikutsertakan sebanyak 35 orang, diantaranya 25 orang petugas Lapas Kelas I Cipinang, 3 orang petugas Lapas Kelas IIA Salemba, 2 orang petugas Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta dan 5 orang petugas Ditjen PAS.

Dihadiri secara langsung, sekaligus membuka kegiatan pelatihan, Thurman SM Hutapea selaku Direktur Pembinaan Narapidana & Latihan Kerja Produksi pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Revitalisasi Pemasyarakatan.

Baca Juga :  Akibat Punya Utang, Oknum Security Bengkas Rumah

Ditjenpas diamanahkan dan dituntut untuk menyelenggarakan program pembinaan yang lebih baik.

Hal ini dilakukan salah satunya melalui pembinaan khusus bagi narapidana berisiko tinggi, termasuk napiter.

Menurut Thurman, petugas Pemasyarakatan harus memiliki keterampilan khusus agar program pembinaan, deradikalisasi, dan persiapan menuju reintegrasi bisa berjalan dengan baik dan efektif dalam lingkungan yang aman dan tertib.

Selain itu, hubungan yang efektif antara petugas dengan napiter akan berkontribusi secara signifikan terhadap keselamatan dan keamanan petugas, napiter, dan masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembinaan.

Hal senada dan dukungan serta ucapan terimakasih disampaikan oleh Ka. Lapas Kelas I Cipinang, Tonny Nainggolan. “Dalam konteks ini, peran petugas Lapas sangat penting untuk membina atau membimbing WBP terorisme, sehingga kapasitas mereka harus terus ditingkatkan. Oleh sebab itu, saya pribadi selaku Kepala Lapas beserta segenap jajaran Lapas Kelas I Cipinang sangat mendukung adanya program pelatihan ini,” ujar Tonny.

Baca Juga :  Gelar Bakti Kerja Sosial, Waaspers Ksad Kunjungi Desa Karangmukti Kabupaten Bekasi

“Sehubungan dengan hal tersebut, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Yayasan AIDA yang sudah memberikan perhatian khusus kepada kami dengan mengadakan pelatihan ini.

Tentunya harapan kami dengan diadakannya pelatihan pada hari ini dapat meningkatkan semangat, pengetahuan, dan pemahaman kami dalam menangani Warga Binaan Terorisme sehingga dapat mewujudkan keberhasilan pembinaan Warga Binaan Terorisme di Lapas,” Tutup Ka. Lapas Cipinang Tonny Nainggolan dalam sambutannya.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk seminar sehari ini turut dihadiri secara langsung oleh Direktur AIDA, Hasibullah Satrawi yang juga turut menghadirkan narasumber Ahli Jaringan Terorisme, Solahudin; Wali Narapidana Terorisme (Napiter) Lapas Kelas I Surabaya, Bambang Sugianto; mantan napiter, Mukhtar Khairi; serta dua penyintas terorisme, Nurman Permana dan Susi Afitriyani. Mereka saling berbagi pengalaman dampak buruk dan kerugian yang disebabkan oleh paham radikalisme dan ekstremisme kekerasan.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya
Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Berita Terbaru

oplus_0

Ragam

Maulid Nabi dan Peresmian Masjid Al Akbar Cibubur

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:55 WIB

Nasional

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:30 WIB