by

Lapas Tondano Gelar Sholat Idul Fitri Dan Pemberian Remisi Kepada Napi Tondano

Derap Hukum: Tondano, Sulut – Warga Binan Lapas Klas IIB Tondano Kanwil Kemenkumham Sulut, mengikuti Sholat Idul Fitri 1443 H yang di rangkaian dengan pemberian Remisi khusus kepada Narapidana di Aula Lapas Tondano.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung lancar dan khidmat, Senin – 2.5.2022 , bertempat di aula Lapas Tondano pada pukul 07.00 Wita, laksanakan Sholat Idul Fitri secara berjamaah yang dipimpin oleh ustad Mulyadi Saelangi, S.Ag.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol covid-19 dan diikuti oleh seluruh pegawai dan warga binaan yang beragama Islam.

Setelah selesai sholat Idul Fitri, selanjutnya dilaksanakan giat penyampaian pemberian remisi khusus hari raya idul Fitri kepada Narapidana Lapas Kelas IIB Tondano.

Wendy M. Mongdong, S.Ikom., selaku Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan membacakan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1443H Tahun 2022.

Adapun Narapidana yang mendapatkan remisi sebanyak 59 orang. Besaran remisi 15 hari sebanyak 3 orang, besaran remisi 1 bulan yakni 41 orang, besaran remisi 1 bulan 15 hari sebanyak 14 orang dan besaran remisi 2 bulan sebanyak 1 orang.

Pada kesempatan yang sama, Kalapas Tondano Margono, A.Md.IP., SH , MH. membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM, Yasona H Laoly sekaligus menyerahkan secara simbolis surat keputusan (SK) remisi khusus Idul Fitri 1443.H kepada perwakilan warga binaan.

Dalam sambutan menteri yang di bacakan oleh kalapas Tondano menerangkan bahwa, dalam sistem pemasyarakatan, narapidana dan anak berhak mendapat pembinaan serta dijamin hak-haknya untuk menjalankan ibadah, berhubungan dengan pihak luar, baik keluarga maupun pihak lain, memperoleh informasi baik melalui media cetak maupun elektronik, memperoleh pendidikan yang layak termasuk mendapat pengurangan masa pidana atau dikenal dengan remisi.

Kalapas Tondano juga memberikan ucapan selamat kepada narapidana yang telah mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1443H.

“Selamat kepada narapidana yang telah mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri, saya harap hal ini dapat menjadi motivasi dan acuan untuk menjaga kelakuan selama proses pembinaan di Lapas. Lebih dari itu, untuk dapat meningkatkan ibadah dan bersemangat dalam setiap kegiatan baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian.” Ucap Margono.

Kegiatan sholat Idul Fitri dan pemberian remisi yang merupakan hak dan pelayanan yang diberikan oleh Lapas Tondano kepada WBP sebagai rasa syukur atas nikmat yang di berikan selama bulan suci ramadhan.

Meski demikian, pengawasan dan pengamanan dari para petugas serta tim pengawas dari Kanwil Kemenkumham Sulut’ juga tetap dilakukan. Mengingat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif sesuai apa yang di amanahkan oleh Dirjen Pemasyarakatan Reynhard Silitonga, Terkait deteksi dini Keamanan dan Ketertiban sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan berdasarkan prinsip dasar Pemasyarakatan, tutup Margono.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed