MAGELANG – Seorang pengusaha muda asal Grabag, Magelang, Uud, berhasil mengembangkan bisnis parfum lokal melalui brand Aroma Wangi dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi utama.
Usaha tersebut dirintis dari ketertarikan Uud terhadap produk wewangian yang dinilai memiliki peluang pasar cukup luas, khususnya di kalangan anak muda. Seiring perkembangan teknologi, ia kemudian memilih menggunakan TikTok sebagai media pemasaran untuk menjangkau konsumen secara lebih efektif.
“TikTok itu cepat menjangkau audiens. Dari situ saya mulai rutin membuat konten, baik pengenalan produk maupun edukasi,” ujar Uud saat ditemui di Grabag, Magelang.
Melalui strategi tersebut, Aroma Wangi mulai dikenal tidak hanya di wilayah lokal, tetapi juga menjangkau pasar luar daerah. Konten yang disajikan secara konsisten menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan minat konsumen.

Menurut Uud, tantangan dalam membangun usaha tidak hanya terletak pada produksi, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan perubahan pola pemasaran. Ia menilai, pemanfaatan media sosial menjadi hal penting bagi pelaku usaha, terutama di era digital saat ini.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas produk sebagai faktor utama dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.
Ke depan, Uud berharap Aroma Wangi dapat terus berkembang dan menjadi salah satu produk lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

















