Daftar Buronan Internasional Sepanjang Tahun 2023 Yang Berhasil Di Ringkus Direktorat Imigrasi

- Jurnalis

Sabtu, 18 November 2023 - 20:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Hingga November 2023, jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam meringkus buronan internasional.

Bekerja sama dengan Kepolisian RI (POLRI) maupun Interpol, sebagian besar buronan asing dapat dipulangkan untuk diadili di negara asalnya. “Ada berbagai-macam kasus yang menjerat para buronan asing itu. Ada buronan tersangka penipuan, narkoba, penyelundupan, kejahatan ekonomi dinegaranya sampai juga perkara pembunuhan,” jelas Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim di Jakarta pada Jumat -17.11.2023.

Buronan internasional yang berhasil diamankan Imigrasi secara rinci meliputi lima (5) orang tersangka penipuan, lima (5) orang pelaku kejahatan ekonomi, empat (4) orang pelaku penjaminan dan investasi fiktif, tiga (3) orang terlibat kasus pembunuhan. Sedangkan, lima (5) orang sisanya merupakan tersangka tindak pidana lain.

Petugas imigrasi telah mendeportasi tersangka (AS) berkewarganegaraan ganda yaitu Australia dan Italia. AS di deportasi pada tanggal 19 Februari 2023 lalu. Ia telah dicari oleh pemerintah Italia sejak tahun 2016 atas tuduhan penyelundupan narkoba. Berkat Red Notice Interpol petugas imigrasi Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, mengidentifikasi AS saat mendarat dari Kuala Lumpur.

Baca Juga :  Kapolri : Pentingnya Menjiwai Empat Konsensus Dalam Acara Bedah Buku Rekonstruksi Nasionalisme

Sementara itu pada bulan September, Imigrasi juga berhasil menangkap GA warga Italia yang menjadi tersangka dugaan kuat penyelundupan manusia di sebuah hotel di Jakarta Pusat. Serta PM (32 th) yaitu tersangka buronan Interpol asal Rusia yaitu terduga kuat penipuan untuk sebuah organisasi kriminal yang selanjutnya diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polri.

Jajaran Ditjen Imigrasi juga sempat meringkus warga negara asal Tiongkok berinisial LZ yang buron sejak tahun 2014 atas kasus penipuan kartu kredit dan penggelapan dana senilai 1,65 juta Yuan.

Baca Juga :  Lapas Bengkulu Borong Piala Turnamen Bergengsi Pada HDKD Ke. 77

Saat diamankan, LZ sempat mengelak dan mengaku sebagai Warga Negara Indonesia atas nama Agus. Ia sempat menunjukkan KTP dan paspor Indonesia. Setelah diinterogasi petugas, LZ akhirnya mengakui tindakan pemalsuan dokumen keimigrasian yang dia lakukan.

LZ kemudian dideportasi disebabkan berada di Indonesia tanpa dokumen perjalanan dan izin tinggal yang sah, serta kepemilikan dokumen kependudukan Indonesia dengan cara melawan hukum. “Bulan Oktober lalu ada lima Warga Negara asal Tiongkok yang kami ringkus terdiri dari Tiga (3) orang tersangka penipuan dan investasi fiktif, dan dua (2) orang tersangka kasus pembunuhan,” papar Silmy.

Sedangkan total tiga (3) orang tersangka pembunuhan yang ditangkap pada bulan Juni yaitu CX dan pada Oktober (WJ dan WC). Mereka sudah menjadi buronan sejak 2004 (WJ dan WC), sementara CX menjadi buronan sejak tahun 2006.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Berita Terbaru

oplus_0

Ragam

Maulid Nabi dan Peresmian Masjid Al Akbar Cibubur

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:55 WIB

Nasional

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:30 WIB