Derap Reformasi, Hukum, Ekonomi, Politik, Pemerintahan : Jakarta – Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Andira Reoputra mengatakan, Bisnis properti di Jakarta tetap berpotensi berkembang ketika ibu kota negara pindah ke Nusantara, Kalimantan Timur. Jakarta akan jadi kota global.
Andira memprediksi Jakarta bakal berkembang menjadi kota bisnis yang akan menarik investor. Sebagai kota global akan meningkatkan nilai aset. “Kebutuhan mengenai teknologi, sistem transportasi, dan kawasan ekonomi berkembang akan tumbuh lebih baik,” kata Andira, beberapa hari lalu.
Dalam rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) disebutkan, Jakarta akan ditata sebagai kawasan aglomerasi. Aglomerasi Jakarta meliputi Kota Bekasi, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Depok, Bogor Kabupaten Cianjur dan Bekasi.
“Kawasan aglomerasi Jakarta akan dilebarkan lagi seperti Jabodetabek ini dengan dipimpin oleh Wakil Presiden. Jadi secara properti aset akan meningkat,” kata Andira.
Ia memperkirakan tahun 2024 ini bisnis perhotelan hingga townhouse akan rebound. Sejumlah bisnis akan berkembang di semester II tahun 2024.


















