by

Kasus Selundup Bongkahan Emas 47.1M Bandara Internasional Soekarno Hatta Raib !

Derap Hukum: Kalimantan Barat– Direktur Utama Perseroan Terbatas (PT). Bumi Satu Inti (BSI) yakni Siman Bahari adalah salah satu orang yang nama dan perusahaannya masuk dalam daftar pencegahan Direktorat Bea Dan Cukai terkait kasus emas bongkahan import senilai 47,1 Trilyun.

Ketika dikonfirmasi via seluler Siman Bahar mengatakan “sudah diSP3 kan”.

lha !

Padahal kalau mahu dilihat dari rentetan peristiwa perkara ada data penyalinan perubahan dokumen import Bea dan cukai yang sangat sulit dan tidak masuk akal jika Siman dapat lepas dari jeratan hukum apalagi diSP3 kan oleh pihak Kejagung RI.

Bayangkan saja bukti manipulasi data atas barang bongkahan emas import senilai 47.1 M pada katagori atau jenis klasifikasi barang itu melekat pada alamat perusahaannya.

Sementara klarifikasi DR hingga kini atas kasus ini belum dijawab oleh pihak Kejagung RI terkait status hubungan Siman Bahar dan terduga lainnya dalam perkara emas bongkahan selundupan itu. (DR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed