Practice Makes Perfect Ditjenpas-Kanwil Kemenkumham Banten Perkuat Kompetensi Penyampaian Informasi

- Jurnalis

Jumat, 1 April 2022 - 11:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum: Serang – Kehadiran seorang news anchor, Chacha Annisa, berhasil tingkatkan antusiasme tim humas Unit Pelaksana Teknis se-Serang Raya dan Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Banten, hari Kamis sekarin – 31.3 2022

Pasalnya dalam kegiatan penguatan kompetensi penyampaian informasi yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Kemenkumham ini, Chacha tidak sekadar memberikan teori mengenai public speaking, tetapi juga ‘menantang’ peserta untuk praktik secara langsung.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, Masjuno, dan Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Banten, Sri Yusfini Yusuf. 

Baca Juga :  Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenkumham Dan Kemenkeu Selenggarakan Temu Bisnis Tahap VI Tahun 2023

“Banyak buku public speaking, namun buku yang berisi teori tidak ada artinya kalau tidak praktek langsung,” ungkap Chacha.

Menurutnya, story telling adalah ‘cara kunci’ dalam public speaking.

Selain itu seorang speaker juga dapat menceritakan pengalaman atau apa yang dilihat di sekitarnya untuk menambah topik atau durasi dalam sebuah pembahasan.

“Berbicara di depan orang rasanya seperti ditolak cinta._

Sama seperti ketika menonton film horror dan kita berteriak ketika ada hantu keluar. Itu adalah respon alamiah tubuh._

Caranya gampang agar kita lebih terbuka yaitu dengan story telling atau tematik dengan menceritakan apa yang kita tahu sesuai dengan temanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Bantuan dari Calon Pengulu Tiga Puluh Juta Rupiah /per Kute, Pengulu Wajib Mundur

Chacha juga menyampaikan pentingnya excellent service yang harus diberikan seorang pelayan publik terrmasuk di dalamnya ada bagaimana menyampaikan suatu informasi terhadap pimpinan atau masyarakat dengan cara yang sesuai.

Tak hanya itu, ia juga memberikan trik untuk mengatasi ketakutan di depan umum dengan metode five stages dan bicara di depan umum.

“Berbicara di depan umum tidak mudah. Kita harus memperhatikan suara, artikulasi, dan gaya bicara._

Suara berat identik dengan lebih tegas._

Dan yang penting adalah gaya penyampaian._

Eye contact dengan audiens dan ketika berbicara kita harus memanusiakan manusia orang yang di depan kita,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB