Shining Kumham: A Million Dreams, 77 Tahun Kemenkumham Melayani Ibu Pertiwi

- Jurnalis

Jumat, 19 Agustus 2022 - 11:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan: Jakarta – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menggelar Syukuran dan Anugerah Peringatan Hari Kemenkumham, Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-77 Tahun 2022, Kamis (18/8) malam di Jakarta. Kegiatan bertajuk Shining Kumham: A Million Dreams tersebut merupakan acara puncak menjelang ulang tahun Kemenkumham yang akan jatuh esok hari, Jumat -19.8.2022.

Shining Kumham: A Million Dreams membawa pesan bahwa Insan Pengayoman menjadikan mimpi sebagai dorongan untuk terus berinovasi menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Seluruh jajaran bersatu padu membawa Kemenkumham semakin maju. Hal ini terinspirasi dari kutipan bijak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly,_

“Perubahan besar lahir dari diri. Selalu haus berkarya dan wujudkan mimpi.”

Hal ini juga senada dengan tema HDKD tahun ini, yaitu “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Tingkatkan Kinerja Kemenkumham Semakin PASTI dan BerAKHLAK”.

Acara ini menampilkan kolaborasi apik kesenian lagu dan tari kreasi nusantara Insan Pengayoman Kemenkumham dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Jakarta. WBP unjuk kemampuan seni hasil pembinaan yang mereka terima selama menjalani pidana di Lapas.

Baca Juga :  Menkumham Minta Oknum Nataris Nakal Di Beri Sanksi Tegas

Tak kalah menarik, kegiatan juga menampilkan Farel Prayoga, bocah 12 tahun yang viral dengan lagu Ojo Dibandingke pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia di Istana Negara, Rabu (17/8). Kehadiran Farel bukan hanya untuk menghibur para peserta, melainkan ditunjuk sebagai Duta Kekayaan Intelektual Kemenkumham kategori Pelajar. Pasalnya, Farel dianggap telah mampu membawa musik tradisional campur sari disukai masyarakat umum.

Tak hanya Farel, pencipta lagu Ojo Dibandingke, Agus Purwanto alias Abah Lala turut hadir menerima piagam atau surat penciptaan lagu. Sebelumnya, meski lagunya telah viral, namun hak cipta lagu tersebut belum terdaftar. “Semoga Farel dapat menginsipirasi anak-anak untuk berkarya dan berseni. Dan kalau sudah punya karya, segera daftarkan hak ciptanya,” tutur Menkumham.

Baca Juga :  Penjelasan Ahli Pidana Soal Hak Imunitas Arteria Dahlan

Bertabur seni, kegiatan juga menampilkan penyanyi kenamaan Andmesh Kamaleng. Tak ingin ketinggalan, Menkumham dan Wakil Menkumham Edward O.S. Hiariej turut unjuk kemampuan bernyanyi.

Tak melulu menampilkan karya seni, malam puncak Hari Kemenkumham juga diisi dengan kegiatan penganugerahan bagi pegawai terbaik dan mitra kerja Kemenkumham, baik kementerian/lembaga maupun swasta. Pun penyerahan sertifikat bisnis dan HAM bagi beberapa perusahaan.

Membanggakan, Kemenkumham juga menerima penyerahan pencatatan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor ini dicatatkan untuk plaksanaan kegiatan E-Sport dan virtual run.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk meluncurkan aplikasi Layanan Kesehatan Berbasis Elektronik (E-Yankes) dan Sistem Informasi Penyelesaian Kerugian Negara Berbasis Elektronik (E-SIPKN). Aplikasi ini merupakan hasil inovasi Kemenkumham dalam rangka peningkatan kualitas layanan publik.

“Teruslah berkarya, berinovasi, dan berkreasi, namun tetap semua harus dilakukan secara bertingkat, transparan, dan akuntabel. Terus berkomitmen dan konsisten berkontribusi bagi kemajuan Kementerian Hukum dan HAM,” tutup Menkumham.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik
Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan
KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik
Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:46 WIB

Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif

Jumat, 25 September 2026 - 12:51 WIB

Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?

Rabu, 23 September 2026 - 12:21 WIB

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Berita Terbaru

Penggugat, Andri Tedjadharma

Berita

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:21 WIB

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB