Standart Pelabuhan Internasional Kijing Di Pertanyakan ?

- Jurnalis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 18:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Reformasi: Kalimantan Barat – Pembangunan Proyek Pelabuhan Kijing pada hari rabu tanggal tanggal 14 juli 2021 jam 2 dini hari tahun lalu ambruk. Ambruknya DERMADA PENGHUBUNG Pelabuhan Internasional Kijing tersebut menurut sumber lapangan dikarenakan tumburan Tongkang bermuatan Bauksit yang terseret angin kencang.

Apalagi letak geografis strategis yang katanya telah dicanangkan untuk menopang laju perkembangan poros ekonomi Maritim sebagai Pelabuhan Internasioanal di wilayah Kalimantan barat dengan infrastruktur dan sistem teknologi menejement pengolaan standart.

Padahal, pembangunan Pelabuhan yang menelan biaya investasi sekitar Rp 2,9 triliun itu memiliki lokasi geografis berdekatan dengan Pelabuhan Dwikota Pontianak dimana catatan volume bongkar muat Pelabuhan Dwikora saja, tidak mencapai 10 juta TEUs per tahun. Maksudnya, Raport kapasitas manejemen bongkar muat PELINDO Cabang Pontianak yang sangat minin itu sudah harus dipertanyakan’ disebabkan persaingan aktifitas bongkar muat sebagai pelabuhan Internasional (Transhipment) harus mencapai diatas 30 juta TEUs per tahunnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas, Dirjenpas Tetapkan 40 UPT Pemasyarakatan Percontohan Layanan Kesehatan

Posisi letak Pelabuhan Internasional Kijing itu berada di wilayah Kabupaten Mempawah atau sekitar 85 km utara Kota Pontianak. Pembangunan dikerjakan PT. WIKA berstandar Internasional dan terbesar di Kalimantan. lha

Kujungan Presiden RI
Dalam sambutannya Presiden mengatakan, Terminal Kijing sudah dibangun sejak tahun 2016 dan kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk unggulan yang dihasilkan Provinsi Kalbar seperti: CPO, alumina, bauksit, dan komoditas lainnya.

Dengan nilai investasi sekitar Rp 2,9 triliun, kehadiran pelabuhan ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar pulau di Indonesia dan juga antar negara.

Dalam kunjungan kerjanya di Kalimantan barat, Presiden RI Joko Widodo ditemani sang istri Iriana, serta sejumlah jajaran menteri kabinet. Berdasarkan keterangan Biro Sekretariat Presiden yang dapat DR himpun bahwa Jokowi bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa -9.8.2022 pukul 07.00 WIB, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Presiden melanjutkan perjalanan dengan menumpangi helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Mempawah. Jokowi diagendakan meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Kabupaten Mempawah.

Baca Juga :  Peringati HUT Polair Ke – 72, Kabaharkam Polri Minta Polairud Wujudkan Profesionalisme Dukung Bangun Perekonomian Maritim Nasional

Selanjutnya, Jokowi menuju Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang. Di sana Jokowi akan menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat penerima manfaat dan pedagang.

Jokowi akan kembali terbang menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya. Pada siang harinya, Jokowi akan meresmikan tower A dan B RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak serta juga akan berkunjung ke Pasar Flamboyan Pontianak.

Turut mendampingi Presiden dalam kunker itu yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Marsda TNI Wahyu Hidayat, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek
Tanjung Kopi Penjelajah, Merawat Cita Rasa dari Kebun hingga Cangkir
Warisan Kopi, Jalan ke Curug, dan Mereka yang Menanam Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WIB

Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:44 WIB

PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB