Kalapas KarawangBangga Dengan Produk WBPnya

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 22:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Lapas Kelas IIA Karawang patut berbangga memiliki warga binaan yang terbilang sangat kreatif di bidang kerajinan tangan. Terbukti sebuah perusahaan asing menghibahkan bahan-bahan kayu berkualitas secara cuma-cuma untuk produksi kerajinan.

Kalapas Christo Toar mengaku bangga dengan bakat kemampuan yang dimiliki anak-anak didiknya. Ia menilai warga binaannya mampu menarik ‘investor’ membantu mengembangkan nilai bakat dari dalam jeruji.

“Hari ini kita kedatangan dari perusahaan yakni PT Taiho Nusantara (Jepang) dengan memberikan limbah-limbah kayu berkualitas untuk nanti diolah jadi handycraft di sini,” ujar Christo kepada wartawan di kantornya, Selasa 23 Januari 2024.

Baca Juga :  Danrem 052 /WKR Pantau Langsung Pelaksanaan Pemilihan 77 PILKADES SERENTAK

Christo menjelaskan perusahaan asal Jepang tersebut dengan sukarela menjalin kerjasama dengan Lapas Karawang setelah menilai produk yang dibuat sendiri oleh warga binaan. Bahkan bos perusahaan itu sengaja datang langsung dari Jepang ke lapas.

“Tadi ada orang Jepang-nya sendiri yang hadir didampingi manajer perusahaan sekaligus sebagai translatornya,” katanya.

Di sela-sela wawancara kalapas menunjukkan kayu-kayu yang didapat secara cuma-cuma itu sekaligus memperlihatkan hasil-hasil produk buatan warga binaan mulai dari skala kecil berupa pajangan dan skala besarnya berupa furnitur.

“Mereka buat motor harley, mobil F1, helikopter, pesawat, mobil, meja setrika, dan furnitur multifungsi kursi bisa menjadi tangga,” Christo menjelaskan.

Baca Juga :  Satgas Ops Damai Cartenz Bantu Masyarakat Yahukino Sumbang 30 Ekor Babi

Menurutnya, menjadi sebuah hadiah yang membanggakan karena banyak pebisnis yang menginginkan bahan-bahan kayu tersebut karena kualitasnya sangat bagus dengan nilai harga tinggi meskipun hanya dianggap limbah.

“Padahal limbah ini kalau dijual harganya tinggi bisa jutaan dan diolah jadi barang yang bernilai lebih mahal. Ini semua karena jasa para warga binaan yang kreatif,” ia menuturkan.

Guna memudahkan dalam produksi, Lapas Karawang juga memfasilitasi ruang kerja dengan peralatan lengkap baik. “Kita juga punya workshop perkayuan, pengelasan, dan pabrik membuat roti donat asli buatan warga binaan,” Christo menambahkan.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik
Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
Negara Hukum Dipertaruhkan dalam Polemik Bank Centris dan BLBI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 22:04 WIB

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 September 2026 - 19:26 WIB

Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB