Korem 182/JO Kerahkan Prajurit Bantu Korban Banjir Distrik Mbahamdandara Fakfak

Berita, Daerah, Hankam37 Views

Derap Hankam: Distrik Mbahamdandara, Fak -Fak – Banjir dengan ketinggian 1 meter yang melanda Distrik Mbahamdandara telah memutus jalur transportasi jalan Trans Papua Barat yang menghubungkan lintas Kabupaten Fakfak dengan Kabupaten Bintuni, Kamis, 24.2.22.

Komandan Korem 182/Jazira Onim Kolonel Arh Jusak Prastia Girsang melalui Dandim 1803/Fakfak mengerahkan prajurit mambantu warga yang terdampak.

Sementara itu Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Gatot Teguh Waluyo menyampaikan, banjir yang terjadi di wilayah Distrik Mbahamdandara akibat dari curah hujan yang lebat akhir-akhir ini dan tidak adanya saluran drainase disepanjang Jalan Trans Papua sehingga air menggenangi jalan tersebut.

Selanjutnya Komandan Kodim 1803/Fakfak telah menurunkan prajuritnya ke lokasi banjir untuk membantu mengevakuasi dan menyeberangkan masyarakat korban banjir di wilayah tersebut.

“Kodim 1803/Fakfak sudah menurunkan personelnya untuk membantu dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir, ” ucap Dandim.

Salah satu dari masyarakat, Christina (37 thn) mengaku sudah dua hari menginap di rumah penduduk Distrik Mbahamdandara karena tidak bisa melintas untuk kembali ke kampungnya yaitu Desa Boomberai, begitu juga dengan masyarakat lain disekitaranya menurut sumber selalu gunakan jalan Trans Papua sebagai jalur transportasi untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Tidak lupa Dandim 1803/Fakfak berpesan kepada masyarakat agar selama menunggu air surut di daerah tersebut, untuk tetap selalu waspada bila banjir meluas segera mengungsi ke tempat aman._

Juga perhatikan kesehatan, “Dan bagi masyarakat yang menunggu air surut bila membutuhkan obat-obatan, air bersih dipersilahkan untuk mendatangi Koramil terdekat di wilayah Kodim 1803/Fakfak, kami dengan senang hati melayani masyarakat, ” tutur Dandim.

Dandim 1803/Fakfak beserta prajuritnya membagikan makanan siap saji dan minuman air bersih serta ikut membantu menyebrangkan masyarakat yang terkena dampak banjir.