Kalapas Tutup Pelatihan FMD Satlapas Kelas IIA Cikarang

Derap Hukum, Pemerintahan : Cengkareng – Penutupan kegiatan pendidikan Fisik Mental dan Disiplin (FMD) pegawai Lapas Kelas IIA Cikarang dipimpin langsung Kalapas (Kepala Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIA Cikarang, E.G. Johannes, Rabu 14.6.2023.

Pada rangkaian acara penutupun kegiatan FMD, Kalapas menyampaikan terimakasih sebesar-besar kepada semua pihak atas dukungan baik, materi, pikiran serta tenaga dengan terlaksana kegiatan FMD.

KaLapas (Kepala Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIA, E.G. Johannes menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada Wakil Komandan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, struktural dan Jajaran Lapas Cikarang yang telah membantu terlaksanannya kegiatan FMD tersebut dengan baik.

Kalapas mengatakan, selain rasa terimakasih dan rasa bangganya kepada Wakil Komandan Batalyon D Pelopor Satuan brimob Polda Metro Jaya serta struktural, Ia pun berharap kedepan nya terus membangun sinergitas melalui kegiatan seperti ini.

FMD yang berlangsung selama 2 hari di isi berbagai macam kegiatan yang telah dilakukan.

Tak luput Johannes juga menyampaikan agar pegawai dapat menimbang apa yang sudah diberikan terutama kedisplinan dan ketaatan terhadap tugas atau perintah atasan.

Pelatihan yang diberikan oleh Batalyon D Pelopor Satuan brimob Polda Metro Jaya melalui FMD memiliki tujuan tertentu untuk kepribadian menjadi modal dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Ujar Johannes.

“Yakin dan percaya bahwa apapun yang anda dapatkan pada FMD sekarang ini walaupun hanya 2 hari, menjadi modal dasar anda dalam melaksanakan tugas sampai puluhan tahun kedepan” ucap Johannes.

Johannes menambahkan bahwa sabtu ini Lapas Kelas IIA Cikarang dikunjungin Inpektur Jenderal Kementerian Hukum dan Ham dalam rangka melihat suasana bagaimana kesiapan kita dalam capaian meraih Predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah masuk pada Penilian Zona Integritas.

“Mudah-mudahan apa yang dilihat pak Inpektur Jenderal Kemeterian Hukum dan Ham, bagaimana pelaksananan pelenggaran pemasyarakatan khususnya pelayanan dapat menjadi nilai yang terbaik sehingga mampu bersaing dan menjadi salah satu wakil Kemeterian Hukum dan Ham untuk penilaian satuan kerja yang menuju WBBM” pungkasnya.