40 Sopir Bus Mudik Kemenkumham Jalani Tes Urin

- Jurnalis

Kamis, 28 April 2022 - 17:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan: Jakarta — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melakukan tes urin kepada 40 sopir yang mengendarai bus mudik keluarga besar Kemenkumham.

Tes urin ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua sopir terbebas dari zat adiktif yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto mengatakan tes urin ini mencakup zat adiktif morfin, kokain, benzodiazepin, amfetamin, tembakau gorilla, dan ganja.

“Tes urin untuk memeriksa kelayakan perjalanan dari sopir bus. Hanya sopir bus dengan hasil tes urin negatif yang dapat melakukan perjalanan,” ungkap Andap, Kamis -28.4.2022.

Baca Juga :  Kemenkumham Loloskan Upaya DJKI Canangkan 2024 Sebagai Tahun Indikasi Geografis

“40 sopir ini akan mengendarai 20 armada bus. Satu bus dikendarai dua sopir secara bergantian. Alhamdullilah, hasil tes urin semuanya negatif,” jelasnya.

Menurut Andap, faktor keselamatan adalah hal yang paling utama dalam perjalanan mudik. Sehingga setiap aspek perjalanan harus dipastikan dalam keadaan baik.

Selain tes urin dan kesehatan bagi sopir, panitia mudik Kemenkumham juga melakukan pemeriksaan surat kendaraan, pemeriksaan fisik bus, serta penyemprotan disinfektan bus.

Program mudik Kemenkumham diikuti oleh 791 peserta yang terdiri dari pegawai di 11 unit utama Kemenkumham bersama keluarga mereka.

Baca Juga :  Lapas Cipinang Hadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-74 Dan Kesiapan NATARU 2022/2023 

Program Mudik Bersama menggunakan 20 armada bus dengan delapan rute menuju lima kota tujuan. Sebanyak dua bus menuju Palembang, tiga bus menuju Yogyakarta, enam bus menuju Surakarta, empat bus menuju Semarang, dan lima bus dengan tujuan Surabaya.

Peserta mudik harus menunjukkan sertifikat vaksin pertama hingga ketiga. Bagi peserta yang baru dua kali vaksin, wajib menunjukkan hasil tes antigen Covid-19 dengan hasil non reaktif yang berlaku 1×24 jam.

Andap berharap kegiatan mudik dapat memberikan semangat baru bagi pegawai Kemenkumham untuk nantinya semakin produktif bekerja seusai masa liburan.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 
CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:32 WIB

CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Berita Terbaru

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:09 WIB