Lapas Kelas IIA Bekasi Laksanakan Skrining TBC

- Jurnalis

Minggu, 20 Agustus 2023 - 15:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Bekasi – Dalam rangka meningkatkan taraf Kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Bekasi melaksanakan Skrining Tubercolosis (TBC) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Puskesmas Aren Jaya dan Tirta Medical Center (TMC).

Rencananya kegiatan ini dicanangkan tanggal 18.8.2023 dan akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal darinmulai mulai tanggal 18 – 21,dan hingga tanggal 22 Agustus 2023.

Target yang akan dicapai untuk skrining TBC sejumlah 575 Warga Binaan. Diharapkan menjadi upaya deteksi dini sekaligus pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Baca Juga :  Anggota MPR RI Ananta Wahana Tekankan Pentingnya Pancasila

Untuk hari pertama kegiatan telah dilakukan penanganan skrining kepada Warga Binaan sejumlah 188 Orang. Kalapas Bekasi memantau langsung jalanya proses skrining TBC. Skrining tuberkulosis ini dilakukan dengan cara mengambil sample dahak dari WBP dan bekerja sama dengan tim medis dari puskesmas Aren Jaya Bekasi Timur.

TBC adalah penyakit yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, merupakan penyakit yang ditularkan melalui udara. Bakteri penyebab TBC umumnya menyerang dan menginfeksi organ paru-paru. Tapi, bisa juga menyerang organ tubuh lain, antara lain ginjal, otak dan tulang belakang.

Pemeriksaan dahak merupakan gold standar dalam penyakit TBC Pemeriksaan dahak untuk penegakan diagnosis dilakukan dengan mengumpulkan 3 spesimen dahak yang dikumpulkan dalam dua hari kunjungan yang berurutan sewaktu-pagi-sewaktu (SPS).

Baca Juga :  Wujudkan Manusia Mandiri, Warga Binaan Lapas Bengkulu Dilatih Las Listrik Dan Rangka Baja Ringan

Kalapas Bekasi, Muhamad Susanni mengungkapkan, “Skrining TBC ini merupakan kegiatan deteksi dini terkait Kesehatan yang merupakan salah satu Instruksi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, R. Andika Prasetya untuk terus meningkatlkan pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan,” jelas nya.

Bila dari hasil pemeriksaan itu ditemukan adanya penyakit TBC, maka WBP yang bersangkutan akan segera di isolasi agar tidak menular kepada WBP yang lain. Ucapnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB