Media Cyber Di Indonesia Masih Seperti Anak Tiri Pada Perayaan Hari Pers Nasional

- Jurnalis

Rabu, 8 Februari 2023 - 23:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Ekbis: Banten – Masalah Jurnalis Cyber sepatutnya menjadi perhatian semua pihak utamanya yang berkepentingan dengan media.

Apalagi pada acara hari pers nasional pada 9 Februari. 2023 di Sumatra Utara. Media maenstrim yang sudah cenderung dilupakan banyak orang pun perlu dicarikan jalan keluar, setidaknya agar dapat terus bertahan, tidak sampai tutup atau gulung tikar.

Lalu media cyber yang berbasis internet semakin berkembang, meski belum juga menemukan cara pengelolaannya yang baik sehingga dapat menjadi andalan sebagai bidang pekerjaan yang dapat mejadi sumber penghasilan bagi mereka yang menekuni media cyber.

Dari catatan Atlantika Institut Nusantara, jumlah media cyber yang berbasis internet sampai Januari 2023 di Indonesia hampir 38 ribu jumlahnya.

Sebagai suatu bidang pekerjaan yang masih perlu ditemukan cara pengelolaannya yang baik, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan bagi para pengelolanya, patut diagendakan pembahasannya oleh Dewan Pers serta pihak pemerintah.

Karena hanya dengan begitu kehadiran media cyber yang berbasis internet tidak terus tumbuh semakin liar.Sementara tindak kriminal yang masih harus dihadapi oleh insan pers — tak hanya jurnalis cyber — belum sepenuhnya mampu ditangan oleh aparat penegak hukum, sehingga banyak kasus yang menimpa insan pers menguap begitu saja ditelan waktu, tanpa ada penyelesaian.

Baca Juga :  Bareskrim Sita Aset Rp 700 Miliar Kasus Pembangunan Rusun Cengkareng Dan Buru Aset Tersangka Di Luar Negeri

Kecuali itu intimidasi, insenuasi hingga ancaman dan tindak kekerasan terhadap insan pers perlu dicarikan cara pencegahannya agar tidak lagi sampai terulang.

Sebab dalam konklusi terakhir (Jacob Ereste) sudah menyarankan kepada insan pers untuk membekali diri dengan ilmu bela diri.

Setidaknya, dasar-dasar karate, yudo dan pencak silat serta sejenis ilmu bela diri lainnnya bisa meminimalisasi tindak penganiayaan secara fisik yang semakin kerap dialami oleh pekerja pers.

Agaknya, yang lebih penting adalah memberi jalan bagi insan pers — utamanya untuk mereka yang menekuni media cyber — mampu memaksimalkan diri untuk berkembang lebih profesional menekuni media cyber yang telah menjadi pilihan alternatif terbaik bagi banyak pihak yang memerlukan informasi, publikasi bahkan sebagai sarana komunikasi tercepat, dan paling efektif sekaligus paling murah dan gampang untuk digunakan dimana pun saat diperlukan.

Baca Juga :  Semakin PASTI Dan BerAKHLAK, Lapas Tondano Gelar Upacara Hari Dharma Karya Dhika Ke-77 Tahun 2022

Jika saja untuk satu media cyber memerlukan 50 orang pekerja di pusat maupun di daerah, maka jumlah tenaga kerja yang terserap oleh media cyber di Indonesia berjumlah 38.000 x 50 orang, suatu jumlah tenaga yang cukup untuk mengurangi jumlah angkka pengangguran di Indonesia.

Jadi masalah bagi insan pers media cyber adalah bagaimana memaksimalkan segenap sumber daya dan sumber manusia untuk menjadi bidang pekerjaan yang dapat diharapkan memberi penghasilan yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan dengan tetap mematuhi etika, moral pers Pancasila yang berlaku di Indonesia.

Karena itu, sungguh sangat disayangkan pada momentum hari pers nasional di Indonesia tahun 2023 yang dilaksanakan di Medan, Sumatra Utara, eksistensi media cyber masih terkesan seperti anak tiri dari Dewan Pers maupun organisasi wartawan yang ada

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik
Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan
KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:21 WIB

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Berita Terbaru

Penggugat, Andri Tedjadharma

Berita

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:21 WIB

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB