DPP PPNI Sosialisasikan CBP – INNA

- Jurnalis

Senin, 2 Oktober 2023 - 19:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Reformasi, Hukum, Ekonomi, Politik, Pemerintahan: Jakarta – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sosialisasikan Certified Body For Person – Indonesia National Nurses Association (CBP-INNA) atau badan sertifikasi perawat Indonesia.

CBP-INNA merupakan lembaga yang dikembangkan oleh PPNI yang tugas utamanya melakukan kegiatan sertifikasi perawat. Dikatakan ketua DPP PPNI Harif Fadilah CBP-INNA ini untuk mensertifikasi keahlian-keahlian khusus perawat. “Jika perawat ingin menekuni di bidang ruang bedah, hemodialisis, gawat darurat dia dapat mengikuti pelatihan. Nantinya diakhir pelatihan dia (Perawat, red) dapat mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan pengakuan,” ucapnya.

Lebih lanjut Harif menyampaikan bahwa CBP-INNA telah mendapatkan pengakuan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai lembaga akreditasi nasional. “Sudah ada 16 skema bidang keahlian yang akan dilakukan sertifikasi. Kedepan dalam waktu dekat ini kita akan tambah lagi bidang keahlian yang akan disertifikasi mengingat kebutuhan sertifikasi keahlian di bidang kesehatan sangat banyak,” cetusnya.

Disampaikannya, bahwa para penguna (rumah sakit, puskesmas, klinik, dan Dinkes) tenaga perawat tidak perlu khawatir terkait kualitas perawat yang telah disiapkan oleh PPNI. “Kalau dia (Perawat, red) sudah mendapatkan sertifikasi, berarti sudah dijamin kompetensi dan keahliannya. Kami berharap para perawat dapat memanfaatkan CBP-INNA ini untuk mengembangkan diri yang diakui standarnya secara internasional,” katanya.

Baca Juga :  Kasad Terima Penghargaan Medali Militer Kehormatan Singapura

Sementara itu ketua CBP-INNA Mustikasari mengatakan bahwa CBP-INNA ini badan yang dimiliki oleh PPNI untuk mengelola kompetensi keahlian perawat yang ada di Indonesia. “Perawat-perawat yang mengikuti CBP-INNA ini bersifat volunteer yang artinya memiliki kemauan sendiri. Kami telah membuat syarat sesuai dengan standar ISO/IEC 17024, ” jelasnya.

Lanjutnya, CBP-INNA ini membuka peluang bagi perawat-perawat luar negeri yang ingin mengikuti sertifikasi keahlian di Indonesia.”Dari 40 sertifikat keahlian, CBP-INNA sudah memiliki 11 sertifikasi keahlian dan akan ditambah 5 sertifikasi keahlian. CBP-INNA masih berapa pada tingkat dasar dulu,” lanjutnya.

Dikatakan Mustikasari sertifikasi CBP-INNA sudah diakui 165 negara. CBP-INNA sebagai bentuk perlindungan bagi perawat dan menjamin kompetensi Keahlian.”Kita akan terus berupaya meningkatkan praktik keperawatan di Indonesia melalui badan sertifikasi CBP-INNA ini,” tutupnya.

Baca Juga :  Demi Kelola Lingkungan Kamtibmas Jelang Pilpres KaPolres Metro Jakbar Naik Mimbar Subuh Berjamaah

Di sisi lain, Direktur Akreditasi Lembaga inspeksi dan Lembaga sertifikasi Badan Sertifikasi Nasional (BSN) – Komite Akreditasi Nasional (KAN) Fajarina Budiantari, STP, MSI menyampaikan, Certified Body For Person – Indonesia National Nurses Association (CBP-INNA) telah diakui dengan menerapkan standar SNI ISO/IEC 17024.

Dikatakannya, CBP-INNA sudah Sesuai dengan BSN dan diakreditasi oleh KAN. CBP-INNA sudah diakui untuk memberikan sertifikasi person. “BSN merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada presiden. BSN mempunyai tugas memberikan standarisasi penilaian kesesuaian sesuai dengan UU no 20 tahun 2014,” terangnya.

Lebih lanjut Fajarina berharap kedepannya CBP-INNA menambah ruang lingkup akreditasi sehingga kedepan dapat lebih luas untuk melakukan sertifikasi person. “Kami berharap CBP-INNA dapat mempertahankan pengakuan internasional MRA – Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC),” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini Komite Akreditasi Nasional (KAN) berharap CBP-INNA memperhatikan tiga hal sesuai dengan standar internasional. Pertama imparsialitas, kedua kompetensi selalu ditingkatkan dan konsistensi penerapan standar ISO ISO/IEC 17024.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB