Kapolda Metro Jaya Inspeksi Mendadak kesiapan Satuan.

- Jurnalis

Kamis, 16 Desember 2021 - 21:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DerapReformasi: Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen pol Fadil Imran melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Samsat Jakarta Selatan, yang terdapat di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Kapolda didampingi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo berdialog langsung dengan salah satu pemohon pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Mau buat SKCK ibu,” kata Fadil Dalam siaran Instagram miliknya Rabu 15 Desember 2021. “Iya pak,” jawab pengunjung. “Mau kerja dimana,” tanya Kapolda. “Di Pemda Pak,” kata pemohon SKCK.

Saat dialog Fadil bertanya, berapa bayar pembuatan SKCK, pengunjung tersebut mengatakan belum selesai, masih mengurus.

“Belum sih Pak , masih ngurus administrasi dulu , berkas-berkasnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pangkalan TNI AL Palembang Terima Kunker Ranting H Cabang 7 Gabungan Jalasenastri Mabesal

Kapolda kemudian bertanya kepada petugas pelayanan SKCK, disini gimana masih mengisi formulir.

“Lagi mengisi formulir dan pemberkasan,” kata petugas.

“Berapa bayarnya” Tanya Fadil. “Rp 30 ribu (PNBP) Jenderal,” jawab petugas.

Saat disinggung jika dibayar diluar PNBP pembuatan SKCK, apakah lebihnya diambil.

“Kita kembalikan Jenderal,” ujarnya.

Fadil kemudian berbincang dengan pemohon lainnya dari yang membuat laporan kehilangan BPKB hingga konseling masalah hukum pidana.

Diain tempat, Kapolda berbincang dengan pengunjung lainnya yang sedang mengurus surat-surat kendaraan di Samsat Jakarta Selatan.

“Ini (proses) mutasi juga, motor” tanya Fadil. “Iya, motor dari Jakarta Selatan ke Bekasi ,” jawab pengunjung.

Kapolda menanyakan, berapa biaya proses pindah alamat dari Jakarta Selatan ke Bekasi.

Baca Juga :  BEM PTAI Apresiasi Kapolri Tindak 25 Polisi Diduga Hambat Kasus Brigadir J.

“Rp 166.000 (diluar PNBP) ,” jawab warga itu.

Kapolda kemudian bertanya kepada beberapa warga apakah sudah disuntik vaksin atau belum.

Saat diminta menunjukkan aplikasi pedulilindungi, salah satu warga baru melakukan vaksin satu kali, Kapolda kemudian menawarkan untuk vaksin.

Dari hasil tinjauan dan sidak di SPKT serta Samsat Jakarta Selatan, Kapolda memberikan beberapa catatan. “Saya memberi catatan beberapa hal yang perlu dikoreksi agar kualitas pelayanan kami semakin ditingkatkan,” kata Fadil seperti dikutip akun instagramnya.

Fadil meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya petugas yang melakukan pungli.

“Apabila teman-teman menemukan petugas yang melakukan pungli, jangan ragu untuk laporkan ke saya,” ujarnya. (Abob)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB