Rakor Percepatan Vaksinasi, Kehadiran TNI-Polri Di Papua Barat Untuk Bantu Pemda

- Jurnalis

Senin, 10 Januari 2022 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Reformasi. Manokwari- Kehadiran TNI-Polri di Papua Barat untuk membantu Pemerintah Daerah khususnya dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini, sehingga seluruh komponen bersama-sama menyelamatkan masyarakat Papua Barat.

Hal ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., saat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) percepatan Vaksinasi bersama Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan dan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, di Mapolda Papua Barat, Manokwari, Papua Barat, Senin (10/1/2022).

Rapat tersebut untuk membahas percepatan serbuan vaksinasi Covid-19 yang terus digalakkan di Papua Barat mengingat saat ini muncul varian baru yakni omicron sehingga perlu diwaspadai.

Pangdam mengatakan bahwa Covid-19 saat ini merupakan global pandemik dimana sesuai dengan aturan WHO sampai dengan hari ini pandemi masih berjalan dan belum berhenti.

Baca Juga :  Narkoba Jenis Ekstasi DI legalkan Di Diskotik Puja Sera

“Diawal tahun 2022 ini ada yang namanya varian Omicron dan harus diwaspadai. Kita harus berkerjasama menghentikan pandemi ini dengan mengenyampingkan suku, agama, ras dan golongan untuk itu mari kita segara terus semangat untuk melakasanakan kegiatan vaksinasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa di negara Eropa saat ini kasus positif masih terus naik dan varian Omicron ini percepatannya hampir tiga kali lipat namun gejalanya ringan bagi yang sudah melaksanakan vaksinasi.

“Saya sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua Barat mari kita dukung Pemerintah untuk ikut dalam mensukseskan program vaksinasi untuk menyelamatkan saudara-saudara kita,” tuturnya.

Baca Juga :  Ka Lapas Apel Dadakan, Ada Apa Di Lapas Jombang

Pangdam berharap virus tersebut tidak masuk ke Papua Barat dan tidak sampai terjadi penularan lokal.

“Mari kita berupaya menjaga agar situasi tetap berjalan dengan baik, selain itu kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap tenang dan jangan panik menghadapi varian Omicron ini, mari kita terus bekerjasama, selamatkan saudara-saudara kita yang ada di tanah Papua Barat ini,” kata Pangdam.

Selain Pangdam, Gubernur dan Kapolda Papua Barat, kegiatan rakor ini juga diikuti oleh beberapa pejabat Kodam XVIII/Kasuari, PJU Polda Papua Barat dan pejabat Pemda Papua Barat. (**Bob/Pendam XVIII/Ksr)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan
KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek
Mana Perpres Ojol? Aturan Baru Masuk Babak Finalisasi, Ini yang Perlu Diketahui Driver
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Minggu, 13 September 2026 - 06:34 WIB

HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB