Bank Mandiri Optimistis, Penguatan Rupiah dan IHSG Ditopang Fundamental Ekonomi yang Solid

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi eksternal yang lebih kondusif, termasuk meredanya tensi geopolitik dan penurunan harga minyak dunia di bawah USD 80 per barel, turut memberi sentimen positif bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Namun Andry mengingatkan pasar tetap waspada terhadap volatilitas global, khususnya sinyal kenaikan suku bunga dari the Fed yang berpotensi menguatkan dolar AS dan memberi tekanan pada mata uang emerging markets.

Meskipun menghadapi tekanan eksternal, Bank Mandiri menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 5 persen, sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali di sekitar target Bank Indonesia. Cadangan devisa yang berada di kisaran USD 144–145 miliar memberikan bantalan lebih dari lima bulan impor, sehingga mampu menopang stabilitas nilai tukar.

Baca Juga :  Polri Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan KA Turangga Dan KA Bandung Raya

Bank Mandiri menyoroti sejumlah sektor yang menjadi motor pertumbuhan, antara lain transportasi, logistik, makanan dan minuman, perdagangan, serta telekomunikasi. Sektor pertanian dan manufaktur juga disebut memiliki potensi besar untuk didorong melalui insentif fiskal dan program pembiayaan yang tepat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas dan ekspor.

“Kebijakan terintegrasi antara pemerintah dan otoritas moneter, ditopang pengelolaan fiskal yang hati-hati dan komunikasi kebijakan yang jelas, memperkuat kepercayaan investor. Dengan demikian, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan dan menarik investasi jangka panjang,” kata Andry.

Baca Juga :  HUT Ke-74 Polda Metro Jaya Beri Layanan Kesehatan Gratis Dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

Bank Mandiri juga menekankan pentingnya keberlanjutan pelaksanaan reformasi struktural dan percepatan proyek-proyek prioritas. Jika sektor-sektor strategis mendapat dorongan melalui insentif tepat sasaran, pertumbuhan Indonesia berpotensi meningkat hingga melebihi 5,5 persen secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, Bank Mandiri menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan dan stabilisasi makro. “Risiko eksternal tetap ada, namun dengan koordinasi kebijakan yang kuat dan komunikasi yang efektif, peluang bagi Indonesia untuk tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan tetap terbuka lebar,” ujar Andry.

 

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan
Tanjung Kopi Penjelajah, Merawat Cita Rasa dari Kebun hingga Cangkir
Warisan Kopi, Jalan ke Curug, dan Mereka yang Menanam Masa Depan
BRI Salurkan TJSL Rp414,9 Juta untuk Pengembangan Masjid Jami Al-Fajri Pejaten Barat
Kejati Kalbar Dan BSI Perkuat Sinergi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Jumat, 25 September 2026 - 18:46 WIB

Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan

Jumat, 4 September 2026 - 08:22 WIB

Tanjung Kopi Penjelajah, Merawat Cita Rasa dari Kebun hingga Cangkir

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB