Dugaan Kuat Bekas Luka Jerat Di Leher Indri, Hilangkan Nyawa Korban

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 23:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Ekonomi, Politik, Pemerintahan: Pontianak, Kalimantan Barat – Menejer Operasional Hotel Borneo Pontianak, Hadi Susanto diperiksa Satreskrim Polresta Pontianak, Jum’at (13/12). Pernyataan pemeriksaan tersebut disebutkan Hadi saat Redaksi DR menghubungi via seluler hari Jum’at (13/12).

“Saya lagi di Polres diperiksa mas. Tentang kejadian itu sudah kami serahkan sepenuhnya kepada pihak Polresta Pontianak. Mohon maaf silahkan nanti langsung koordinasi dengan pihak Polresta Pontianak,” Kata Hadi Susanto.

Di singgung sejak bulan berapa korban sudah menetap di Hotel Borneo, dikatakan Hadi, “Sejak tanggal 23 Nopember 2024”, sambil menandaskan, kami pihak hotel, siapa saja untuk menginap asalkan bayar sesuai order, ya silahkan mas. Ungkap nya. Namun mengelak menerangkan motivasi Korban lama menginap di Borneo dan apa penyebab kematian Yunari Alias Indri (45), pada Kamis 12 Desember 2024.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas Imigrasi Tangerang Selenggarakan Rapat Timpora Kabupaten Tangerang

Sedangkan menurut rekan karyawan Hotel Borneo yang enggan disebut jadi dirinya mengatakan.“Kita memanggilnya Indri mas. Anak tiga, berasal dari Yogya. Kami memang berkawan,  tapi gak sering ketemu. Kalau saya kan jarang keluar ruang mengurus kerjaan tamu. Paling chet kalau ada perlu saja. Kemarin kejadian itu saya di informasikan oleh rekan lain. Keluar ngeliat sudah banyak polisi”. Kata nya (01.03’//13/12)

Dari hasil wawancara di TKP (01.03’//13/12), DR tidak mendapat sedikit informasi tentang jejak penyebab kematian Indri, kecuali gambaran rekam konfirmasi mengatakan, “Janggal saja mas, masa tribune saja tidak publis “ada tanda jeratan di leher”, atau setidaknya polisi sudah selesai lakukan visum dan konfirn ke Press. eh ada orang Chet bilang, “si Indri lehernya ada bekas jerat, uang dan HPnya diambil”. Itu orang perlu di telusuri mas. Lha ,, .

Baca Juga :  35 Saksi dari Internal Maupun Eksternal Telah Diperiksa Dalam Kasus Kanjuruhan

Sementara mengutip jejak wawancara, Kasatreskrim Polresta Pontianak, Kompol Antonius Trias Kuncorojati, mengatakan. Setelah olah TKP, memeriksa saksi serta membawa jasad korban ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak untuk dilakukan visum, ditemukan hal yang janggal.

“Ada bekas jeratan dileher korban, korban Yunari diduga dijerat seseorang,”ungkap Kompol Antonius Trias Kuncorojati,”Jum’at (13/12}.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB