Masyarakat Asahan Inginkan Pemimpin Daerah Hasil Pilkada 2024 Yang Pro Rakyat Asahan

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 20:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Politik, Ekonomi, Pemerintahan: Asahan – Masyarakat Asahan dari berbagai kalangan serta para tokoh berbagai profesi memberikan harapan atau keinginan untuk Pilkada 2024 mendatang dapat menghasilkan pemimpin daerah dengan kebijakan yang pro rakyat.

“Janji-janji politik direalisasikan 50 persen saja sebenarnya sudah baik, tetapi seringkali pemimpin daerah lebih mengutamakan Perintah Induk Partai penyokong dibandingkan janji politik pada rakyat,” kata salah seorang tokoh masyarakat Muhammad Rasid, Jumat -12.7.2024, M. Rasid.

Rasyid, menyampaikan hal tersebut dalam pertemuannya dengan Cabup Asahan R. Bambang. SS untuk masyarakat Asahan agar menemukan sosok Pemimpin dengan Kebijakan Pro Rakyat” dan sekaligus agenda peluncuran dukungan kepada sosok R. Bambang. SS.

Pemimpin daerah dengan kebijakan yang pro rakyat, lanjut Rasyid, termasuk juga harus membuat kebijakan atau regulasi yang pro perempuan. Sementara itu, salah seorang tokoh Batak Karo menyoroti untuk terpilihnya pemimpin daerah yang pro rakyat juga dihadapkan pada tantangan sikap pemilih yang berpikir masih instan dan tidak mau melihat rekam jejak calon peserta pilkada.

Baca Juga :  Dandim, Walikota Dan Kapolres Metro Jakarta Timur Hadiri Giat FORKOPIMKO

Pemimpin daerah dengan kebijakan yang pro rakyat, lanjutnya, termasuk juga harus membuat kebijakan atau regulasi yang pro perempuan. Seperti kata seorang tokoh akademisi lainnya yang berpandangan senada agar pemimpin daerah hasil Pilkada 2024 merupakan sosok yang tidak egois, yang bijaksana, seperti sosok R. Bambang. SS. “Jika sudah terpilih, pemimpin daerah merupakan pemimpin milik bersama, dan tidak lagi menjadi pemimpin kelompok tertentu,” ucapnya.

Muhammad Rasid, mengatakan pemimpin daerah harus memiliki integritas dan moral serta mau merangkul berbagai komponen masyarakat. Ia pun menginginkan ke depan agar para intelektual atau cendekiawan tidak tinggal diam jika memang ada kebijakan pemerintah yang melenceng dan pers dapat menyuarakan yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Kapolri Sebut Sudah Ada Peningkatan Jumlah Kendaraan

“Kaum cendekiawan harus mau berbicara sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan jangan sampai melacurkan diri ketika pemimpin yang menjalankan kebijakan tidak pro rakyat,” ucapnya. Tokoh lingkungan Baskara menambahkan agar pihak perguruan tinggi dapat ikut berperan dalam menentukan calon pemimpin daerah, demikian juga para netizen harus cerdas.

Yang jelas masyarakat Asahan mendukung sosok R. Bambang. SS yang sudah tidak diragukan kepiawaiannnya dalam memimpin, bahkan sosok ini sangat dekat dengan masyarakat, bahkan dia tidak pernah pamrih dalam memperjuangkan hak hak rakyat.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

BI Belum Bayar Promes Nasabah BCI, Andri: BI yang Masih Berutang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB