Irjen M. Yassin: Personel Harus Mampu Lakukan Deteksi Dini Dan Memperkuat Nilai-Nilai Polri Yang Presisi

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 13:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – kakorpolairud Baharkam Polri Irjen M. Yasin Kosasih menjelaskan, pentingnya menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Termasuk, mengawal dan mengamankan pelaksanaan tahapan Pemilu 2024 yang masih berlangsung.

“Masih ada sejumlah tahapan pemilu hingga Oktober 2024 nanti yang perlu terus dijaga.”

Untuk mengambil langkah antisipasi, memperkuat profesionalisme dan pelayanan terhadap masyarakat, memperkuat nilai nilai Polri yang Presisi, serta kemanunggalan dengan rakyat.

Hal tersebut merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo yang disampaikan dalam kunjungan kerja ke Polda Sulawesi Selatan, Senin, 4 Maret 2024.

Irjen M. Yassin juga menjabarkan program prioritas Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., terkait kalender Kamtibmas di mana akan digelar pengamanan Operasi Ketupat.

“Di sini wilayah perairan sangat luas, lakukan sosialisasi kepada pemilik jasa angkutan laut untuk penggunaan life jacket harus sesuai dan sama dengan jumlah kapasitas penumpang untuk mengantisipasi laka laut,” katanya.

Baca Juga :  Kalapas Tondano Ikuti Media Gathering Dengan Tajuk Bacarita Ala Manado "BALADO"

Kakorpolairud Baharkam Polri juga menambahkan, perlu dislokasi penugasan kapal, helikopter, dan personel udara polri. Terkait alokasi heli harus disiasati dua polda satu heli bergantian dengan polda terdekat.

“Ditpolairud Polda Sulsel ada kapal BKO 1 unit dan heli 1 Unit. Saya titip kepada Dirpolairud Polda Sulsel untuk membina anggota kapal dan heli di wilayah Polda Sulsel,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Yassin juga menyampaikan amanat Kabaharkam Polri Komjen Pol Dr. Mohammad fadil imran, M.Si, diantaranya menangkap pelaku kejahatan adalah sebuah kebanggaan, tetapi mencegah kejahatan merupakan kemuliaan.

“Ada dua prinsip pendekatan untuk polisi mampu memetakan potensi gangguan dan melakukan pencegahan, yaitu: community policing dan tailor-made treatment. Sejatinya seluruh anggota polri adalah petugas pemolisian komunitas (community policing) agar proses penyelesaian masalah selesai dengan karakteristik masyarakat,” jelasnya.

Irjen Pol M. Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., juga menegaskan beberapa Program Prioritas Kapolri. serta lakukan sosialisasi kepada pemilik jasa angkutan laut untuk penggunaan life jacket harus sesuai dan sama dengan jumlah kapasitas penumpang, untuk menghindari laka laut.

Baca Juga :  Cooling System, Dirbinmas PMJ Pimpin Penyerahan Bantuan Sembako Dan Alquran Dari Kapolda Metro Jaya

Irjen M. Yassin meminta, agar beberapa program unggulan yang sudah dilaunching oleh Kabaharkam Polri seperti Polisi RW, Sambang Nusa Presisi, Klinik dan Perpustakaan Terapung, serta bersih-bersih pantai terus dilaksanakan.

“Tingkatkan kegiatan Preemtif dan Preventif. Laksanakan penegakan hukum secara Profesional dan Rasional dalam mengambil kebijakan. Kerugian negara yang diselamatkan tidak menjadi patokan dalam keberhasilan pelaksanaan tugas. Apabila di suatu wilayah tindak pidananya rendah berarti kegiatan Preemtif dan Preventif sudah di laksanakan dengan baik,” tandasnya.

Hadir dalam kunjungan itu, Kabag Opsnal & TIK Korpolairud, Dirpolairud Polda Sulsel, pejabat utama Ditpolairud Polda Sulsel, dan Komandan Kapal Polisi BKO Polda Sulsel.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri
Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar
Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD
Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan
Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 
CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:00 WIB

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum

Berita Terbaru

Hukum

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:00 WIB

Berita

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WIB