CIBUBUR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Al Akbar Cibubur berlangsung dengan suasana khidmat pada Selasa (25/8) pagi.
Acara diawali lantunan shalawat kepada Rasulullah SAW, sebelum dilanjutkan dengan sambutan sejumlah tokoh dan pengurus masjid.
Sambutan pertama disampaikan H Ahmad Akbar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberadaan Masjid Al Akbar Cibubur diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitar.
“Bukan sekadar tempat ibadah masjid ke depan dapat menjadi pusat berbagai aktivitas kemasyarakatan, termasuk kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan jajaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ranting Cibubr. Keberadaan masjid diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Umar sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Masjid Al Akbar Cibubur sendiri berada di lingkungan RW 14. Tokoh masyarakat setempat, Haji Arifin, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sementara pengelolaan kegiatan masjid berada di bawah Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang diketuai Ustaz Gunawan.
Semangat menjadikan masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat sebelumnya telah diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar pada hari Jumat sebelum acara peresmian.
Sedikitnya 300 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Masjid Al Akbar terhadap kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar.
Dengan peresmian tersebut, Masjid Al Akbar Cibubur diharapkan tidak berhenti sebagai tempat pelaksanaan ibadah rutin, tetapi berkembang menjadi ruang bersama bagi warga untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.
Masjid yang berdiri di atas lahan 700 meter persegi dengan luas bangunan 11×9 meter ini mampu menampung 150-200 jamaah.
Masjid yang dibangun dengan konsep modern dan mengusung go green, menggunakan panel surya bersaya 10.000 watt, menjadikan Masjid Al Akbar masjid pertama di Cibubur dan kedua di Jakarta yang memanfaatkan tenaga Surya sebagai listrik.
Turut hadir dalam acara ini Hj Neno Warisman dan H Adi Bing Slamet, Lurah Cibubur H Toha Manayur, dan tokoh masyarakat lainnya.












