Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat strategi menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra.

Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumatra Selatan, Palembang, Senin (24/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta pemerintah mempercepat tindakan saat menemukan hotspot. Ia tidak ingin petugas menunggu api membesar sebelum bergerak.

Prabowo Minta Tambah Sumur Bor

Prabowo meminta pemerintah menambah sumur bor di wilayah yang memiliki risiko karhutla.

Langkah ini bertujuan mempercepat akses petugas terhadap sumber air. Petugas bisa langsung mengambil air ketika menemukan titik panas atau kebakaran kecil.

Baca Juga :  Ketum CIC Minta KPK Ungkap Kasus Korupsi Kapal Aceh Hebat,Dan Penjarakan Otak Intlektualnya

Pemerintah juga perlu melihat kondisi lahan sebelum menentukan lokasi sumur. Dengan begitu, sumber air dapat memberikan manfaat maksimal saat petugas menghadapi kebakaran.

Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga lahan gambut tetap basah. Kondisi gambut yang terlalu kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Sekat Kanal untuk Menjaga Air di Lahan Gambut

Selain sumur bor, pemerintah akan memperkuat pengelolaan tata air di kawasan gambut.

Salah satu caranya melalui pembangunan sekat kanal.

Kanal dapat mengalirkan air keluar dari kawasan gambut. Ketika air terus mengalir, permukaan gambut bisa menjadi semakin kering.

Sekat kanal membantu menahan aliran tersebut. Air kemudian dapat bertahan lebih lama di kawasan gambut.

Baca Juga :  Tunjangan Khusus Bagi Petugas Imigrasi Di Pulau-Pulau Terluar Dan Kawasan Perbatasan

Dengan cara ini, pemerintah tidak hanya memadamkan api. Pemerintah juga berusaha mengurangi kondisi yang membuat lahan mudah terbakar.

Pemerintah Siapkan Embung

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan embung di kawasan gambut produktif.

Embung dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan air. Infrastruktur tersebut juga dapat membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi kering.

Presiden meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji pemanfaatan embung agar memberikan manfaat tambahan, termasuk untuk budi daya ikan.

Pendekatan tersebut membuat infrastruktur pencegahan karhutla tidak hanya memiliki fungsi pemadaman.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia
Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan
Kajati Kalbar Komitmen Perkuat Kawal Kebangkitan Ekonomi Desa Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Kejati Kalbar Optimalisasi Barang Rampasan Negara Sebagai RUPBASAN
Madsanih: Berharap pengadilan Objektif dan Menjadi Garda Terakhir Pencari Keadilan
Kejati Kalbar Tidak Bawa Gerobak Kosong Amankan 170 Milyar Perkara Korupsi Tambang Bauksit Kalimantan Barat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:15 WIB

Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:32 WIB

Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Nasional

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:30 WIB