Kapolres Metro Jaktim Dan PJU Jadi Irup Di Sekolah Dalam Program ” Senin Pintar”

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Dalam memelihara Kamtibmas melalui pemolisian modern , kehadiran Polisi dengan mengedepankan tindakan pencegahan melalui program Senin Pintar dengan menjadi Inspektur Upacara di sekolah.

Pagi yang cerah Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly menjadi Inspektur Upacara Bendera, di SMPN 149 Jakarta, Senin – 26.2.2024.

Dalam kegiatan Senin Cerdas di SMPN 149 , Kapolres di dampingi oleh Kasat Binmas, Kapolsek Jatinegara , Kasi Humas dan Kanit PPA Sat Reskrim serta Personel.

“Melalui Senin Cerdas ini dalam Program “MANTAP” kami Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek jajaran turun langsung ke sekolah – sekolah guna memberikan edukasi dan kunjungan ke sekolah dengan menjadi Inspektur Upacara untuk mengingatkan para siswa/siswi tentang pentingnya menjaga ketertiban dan kedisplinan serta menjauhkan diri dari narkoba dan kenakalan remaja.” Terang Kapolres.

Begitu pula para PJU Polres dan Kapolsek, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Metro Jakarta Timur melalui “Senin Pintar ” menjadi Inspektur upacara, dan memberikan penyuluhan di Sekolah SMP dan SMA/SMK wilayah Jakarta Timur.

Baca Juga :  Polwan Polda Metro Jaya Dikerahkan Ke Posko Bencana Gempa Bumi Di Cianjur

Dalam sambutannya Kapolres menghimbau kepada para siswa-siswi untuk fokus belajar dan jauhi kenakalan remaja.

” Pada kesempatan ini kami menghimbau kepada siswa sekalian agar fokus dalam menuntut Ilmu dan keterampilan serta tidak terlibat kenakalan remaja terutama tawuran minum miras dan narkoba. ” Himbau Nicolas.

Pihaknya pun Mengingatkan untuk anak-anak remaja bahwa perkembangan Medsos sangat luar biasa, diharapkan agar bisa menggunakan Medsos pada hal-hal yang baik. Medsos merupakan media yang baik dalam berkomunikasi .

” Adanya saat ini penggunaan Medsos yang digunakan sebagai media untuk melakukan tawuran, jangan di ikuti yang seperti itu karena tidak baik dan bisa kenakan pidana.” Ungkapnya.

Apabila mendapati adanya anak sekolah yang terlibat tawuran, maka dari pihak Kepolisian akan meminta dari pihak sekolah, maupun orangtua untuk membuat surat pernyataan, apabila terjadi lagi maka anak tersebut untuk dicabut KJP nya.

Baca Juga :  Terima Wing Kehormatan Penerbang TNI AD, Kasad Ingatkan Prajurit Wira Amur Jaga Profesionalitas

Iapun mengingatkan kepada pihak sekolah agar para siswa-siswi bersikap disiplin jujur dan tidak terlibat tawuran maupun Miras dan penyalahgunaan narkoba.

” Polisi akan tetap melaksanakan kegiatan pengecekan atau sweeping terhadap barang bawaan anak sekolah dalam rangka antisipasi adanya tawuran. ” Tegasnya.

Guna menunjang produktifitas prestasi di sekolah pihaknya menyarankan mengadakan kegiatan ekstrakurikuler berupa Pramuka, Paskibra dan sebagainya.

” Tingkatkan selalu produktifitas dalam berprestasi, raih cita citamu setinggi langit dan mencapai masa depan.” Ucapnya.

Iapun berharap peran orang tua siswa agar setiap bulannya di undang ke sekolah agar ikut bertanggung jawab dalam mendidik anak nya agar tidak salah dalam pergaulan.

Kedepannya kegiatan ini akan terus di laksanakan sehingga Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang baik antara Polri dan pelajar di Jakarta Timur.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat
OJK Limpahkan Perkara, Lalu Senyap: Mengapa Kasus Mantan Bos Investree Nyaris Hilang dari Pemberitaan?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Berita Terbaru

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB

Hukum

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:45 WIB

Ekbis

Kejati Kalbar Dan BSI Perkuat Sinergi

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:47 WIB