Pangdam Jaya Yakin Pemilu Di Jakarta Akan Berlangsung Aman, Damai, Lancar Dan Transparan

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 15:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hankam, Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Pangdam Jaya/ Jayakarta Mayjen TNI Mohamad Hasan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan Tahapan Pemungutan dan Perhitungan Suara di wilayah hukum Polda Metro Jaya, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman No. Kav. 86 Tanah Abang Jakarta Pusat. Senin -29.1.2024.

Rapat Koordinasi yang dibuka oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto S.I.K., itu dalam rangka mendukung kelancaran tahapan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024.

Selain Kapolda, turut hadir Pj Gubernur DKI Jakarta Bapak Drs. Heru Budi Hartono, M.M, Kabinda DKI Jakarta Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono serta Perwakilan Anggota KPU DKI Jakarta.

Kemudian Perwakilan Bawaslu DKI Jakarta, Danrem 051/Wkt, Danrem 052/Wkr, PJU Polda Metro Jaya, Asops Kasdam Jaya, Asintel Kasdam Jaya dan Para Dandim Jajaran Kodam Jaya.

Pangdam Jaya dalam sambutannya menuturkan, Rakor Tahapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024, sangat penting dilaksanakan. Mengingat dalam waktu dekat akan diselenggarakan Pemilu 2024 baik pemilihan presiden, legislatif maupun kepala daerah. Apalagi posisi Provinsi DKI Jakarta sangat vital dan penting sebagai Ibukota Negara sekaligus pusat pemerintahan Indonesia.

Baca Juga :  UIN Sunan Gunung Djati Bandung Serahkan Sertifikasi Halal Ke Dapur Lapas Narkotika Bandung

“Artinya kita akan menjadi barometer, maka kita harus bersiap dan yakin bahwa pemilihan umum di Jakarta akan berlangsung aman, damai, lancar dan transparan”, tuturnya.

“Saya berharap unsur Kodam Jaya, Danrem dan para Dandim agar terus melakukan koordinasi sebaik mungkin dengan unsur kepolisian di wilayah masing-masing. Serta antisipasi sekecil mungkin kemungkinan kerawanan ancaman yang akan terjadi”, tambahnya.

Pangdam menyebut Kodam Jaya telah menyusun konsep Operasi membagi menjadi 3 sektor wilayah teritorial. Yaitu wilayah timur, wilayah barat dan wilayah pusat dengan mem-BKO-kan personel Kodam Jaya ke jajaran Polres dan Polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Yasonna Kepada Wisudawan Politeknik Pemasyarakatan-Imigrasi: Kalian Harus Paham KUHP

Dengan melaksanakan Pengamanan Statis (static point) dan Pengamanan Mobile (security patrol), menggunakan pola Operasi pengamanan TPS, pengawalan logistik pemilu dan pasukan siap gerak. Ungkap Pangdam.

“Terakhir, mari kita semua bersatu demi kepentingan bersama. Saya yakin dengan kerja sama dan partisipasi aktif semua, kita akan mampu menghadirkan pemimpin dan wakil rakyat yang mampu mewujudkan visi dan misi kita untuk masa depan yang lebih baik”, harap Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto S.I.K menyampaikan, Polda Metro Jaya melibatkan 162.000 personel gabungan. Terdiri dari personel TNI dan Polri dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu 2024, melalui “Operasi Mantap Brata Jaya”.

“Diharapkan dengan kekuatan yang ada saat ini dapat mengcover secara maksimal seluruh TPS di wilayah hukum Polda Metro Jaya”, ujar Kapolda.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar
Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD
Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan
Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Berita Terbaru

Hukum

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:00 WIB

Berita

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WIB