Pangdam Jaya/Jayakarta Dampingi Panglima TNI Meninjau Penyekatan di Cikarang

- Jurnalis

Rabu, 12 Mei 2021 - 21:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kodam Jaya – Bekasi. Menghadapi Hari Raya Idul Fithri 1442 H ditengah pandemi Covid-19, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman. S.E., M.M., mendampingi Ketua DPR RI Dr. (H. C.) Ibu Puan Maharani dan Panglima TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan penyekatan arus mudik Idul Fitri 1442 H/ 2021 M, bertempat di Tol Jakarta Cikampek KM 31 Cikarang, Bekasi, Rabu (12/05/2021).

Dalam sambutannya Ketua DPR RI berharap aparat dapat menjalankan tugasnya dengan baik yaitu membatasi pemudik dengan tegas dan humanis, dan terus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ketua DPR RI mengajak semua pihak untuk bersama-sama menahan diri, menunda mudik ke kampung halaman, demi kebaikan bersama mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga :  Masyarakat Bisa Pantau Live Score Peserta Seleksi Catar Kemenkumham

Sementara itu di tempat yang sama Kapolri menyampaikan, pemerintah dan khususnya aparat Kepolisian yang bersiaga mencekal perjalanan pada titik-titik penyekatan, sebenarnya tidak melarang masyarakat mudik.

Baca Juga :  Forum G20, Momen Indonesia Take Over “Leader Of the World”

“Kami aparat yang tergabung di dalam penyekatan mudik tidak untuk melarang masyarakat mudik, semua ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari risiko penularan Covid-19”, ungkap Kapolri saat meninjau Pos Penyekatan mudik di Gerbang Tol Cikarang Barat.

Turut dihadiri dalam kegiatan tersebut Menhub, Menkes RI, Ka BNPB RI, Asops Panglima TNI, Asops Kapolri, Kadiv Humas Polri, Kakorlantas Polri dan Kapolda Metro Jaya. (BOB)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?
RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?
Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia
Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan
Kajati Kalbar Komitmen Perkuat Kawal Kebangkitan Ekonomi Desa Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:21 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Berita Terbaru