KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 Sukses Tembakan Rudal C-705

- Jurnalis

Jumat, 9 April 2021 - 19:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M memimpin langsung penembakan senjata strategis Rudal C-705 dari pusat informasi tempur (PIT) KRI I Gusti Ngurah Rai-332 di Laut Natuna (08/04/21)

KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 adalah kapal perang TNI AL jenis kapal cepat berpeluru kendali atau KCR dibawah jajaran Satkat Koarmada I.

Kedua Kapal perang ini dibangun di PT Palindo Marine Batam, Indonesia sebagai implementasi kebijakan sistem pertahanan yang mengutamakan industri dalam negeri. Memiliki dimensi panjang 44 m dan lebar 7.4 m mampu melaju pada kecepatan 30 knots serta diperlengkapi dengan sistem sensor weapon and command (sewaco) dan 2 peluncur Rudal C-705.

Kapal produksi putra terbaik bangsa ini telah beberapa kali menenggelamkan kapal sasaran akibat hantaman peluru kendali (Rudal) C-705 yang ditembakannya.

Baca Juga :  Kasad : Jadilah Perwira Berkarakter, Berintegritas, Kreatif, Inovatif Dan Bermoral Baik

Bertepatan dengan pelaksanaan Latihan Operasi Laut Gabungan TNI AL Tahun 2021, KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 kembali menguji kemampuan dalam menghancurkan sasaran dengan menggunakan Rudal C-705. Penembakan Rudal C-705 ini merupakan bagian dari pelaksanaan latihan operasi laut gabungan dalam menghancurkan kekuatan armada laut lawan, agar keunggulan laut dapat dicapai.

Keunggulan laut merupakan kunci utama dalam melaksanakan operasi gabungan TNI selanjutnya.

Kepala staf Angkatan Laut Laksaman TNI Yudo Margona, S.E.,M.M. memimpin langsung penembakan Rudal C-705 dari PIT KRI I Gusti Ngurah rai-332 dengan memberikan otorisasi penembakan kepada Dan KRI CLT-641 dan KRI KJG-642 melalui Dansatgas Penembakan Senjata Strategis.

“Otorisasi saya berikan, laksanakan Penembakan Rudal C-705”, Perintah Kasal dari ruang PIT KRI GNR-332

Baca Juga :  Eks Ketua Komnas HAM Apresiasi Kapolri Rekrut Penyandang Disabilitas Sebagai Polisi

Rudal meluncur dari Kedua Kapal tersebut dengan sempurna, 4 menit kemudian “HIT” menghantam kapal ex. KRI Balikpapan yang telah “commisioned” (pensiun dari kedinasan Alutsista TNI AL).

Tidak menunggu lama ex. KRI Balikpapan tenggelam akibat hantaman 2 Rudal C-705 dari KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642.

ex. KRI Balikpapan adalah jenis kapal tanker dengan bobot 991.39 ton, panjang 69.5 meter dan lebar 9.6 meter

“Bravo Zulu” (pujian dan penghargaan khas TNI AL) disampaikan oleh Kepala Staf AL kepada para prajurit TNI AL yang terlibat latihan khususnya KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642, usai menyaksikan secara langsung hasil ledakan ex. KRI Balikpapan saat kena hantaman Rudal C-705. (Bob)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?
RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?
Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia
Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan
Kajati Kalbar Komitmen Perkuat Kawal Kebangkitan Ekonomi Desa Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:21 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB