Derap Reformasi, Hukum, Ekonomi, Politik, Pemerintahan: Jakarta – Kabar duka itu hadir tanpa memberi tanda. Kedatangannya seketika membuat kaget sekaligus tidak menyangka orang yang mendengar informasi tersebut. IT Majalah Derap Reformasi (derapreformasi.com), Asep Walam mengabarkan berita duka ini pukul 04.26 WIB (23/3/2024) ke redaksi.

Begitulah mungkin sebagian besar perasaan wartawan Majalah Derap wabil khusus rekan kerabat sesama insan press peliputan TNI – POLRI di lingkup Makodam Jaya – Polda Metro Jaya kala menerima kabar itu pada Sabtu -23.3.2024, dini hari.
Sebelumnya pada hari Jumat (22/3/2024) hingga jam 20.32 WIB, Bung Bob, biasa redaksi dan rekan jurnalis menyapanya, masih berkomukasi via whatsapp mengirim berita. Berita terakhirnya “ KASDAM JAYA RESMI TUTUP PROGRAM TMMD 119 DI WILAYAH KODAM JAYA. – POLDA METRO JAYA BERSAMA RASA CORP.PERUM BULOG GELAR BAZAR SEMBAKO MURAH “.
Teman, sahabat, sohib, senior kita, Yuliansyah Thalib, pergi menghadap Sang Pencipta di bulan Ramadhan tahun 2024 lantaran sempat alami sesak nafas.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Innalilahi wa Innailaihi Rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, Kepala Biro Pusat Majalah Derap Reformasi (derapreformasi.com) pada tanggal 23.3.2024. Kami Keluarga Besar Majalah Derap Reformasi (derapreformasi.com) meminta maaf jika saudara kami, Almarhum ada kesalahannya yang sengaja maupun tidak disengaja dalam menjalankan tugas. Semoga Islam, Iman dan Ibadahnya diterima disisi ALLAH SWT, Insya Alloh, Amin”. “
Bung Bob, demikian melekat sapaan di redaksi dan Bob biasa disapa rekan Jurnalis adalah Alumni Institut Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (IISIP) Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Selanjutnya pada tahun 1997 setelah Bung Bob/YT menikah di Banyuwangi direkrut oleh Agustinus Teddy Boy pendiri Majalah Derap Reformasi.
Sejak tahun 1999 itulah Bung berkecimpung di dunia pers. Atau sejak tahun dimana majalah Detektif Romantika mengakhiri masa Breidel News. Dan sejak tahun itulah pula lah Bung bergabung di Majalah Derap Reformasi di DKI Jakarta sebagai Kepala Biro.
Meski berdarah Alor Nusa Tenggara Timur atau NTT namun Bob lahir dan dibesarkan di kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.
Semasa akttifas hari-harinya banyak dihabiskan pada peliputan lingkup TNI-Polri serta sejumlah instansi plat merah lainnya. Sebagai awak media, almarhum dikenal sosok yang militan dalam mengatasi berbagai tantangan sulitnya menembus narasumber.
Bung Bob juga dikenal sebagai pribadi yang jenaka, suka bergurau dengan sesama serta ringan tangan bila melihat rekannya tengah kesulitan. “Puluhan tahun berkawan bersahabat kini ente mendahului kita semua Bob. Tempat terbaik untukmu sahabat di Surga-Nya Allah SWT,” kata sahabat almarhum sesama jurnalis, Arif Yunianto.
Kepergian Bob tidak disangka sebelumnya lantaran di hari yang sama ia masih beraktivitas seperti biasanya. Mulai dari shalat berjamaah di Polda Metro hingga bertemu sesama para jurnalis di ‘Pojok Semanggi’. Ungkao Edyanto.
“Kemarin seharian duduk disamping saya. Tak banyak cakap terlontar, rupanya itu pesan terakhir yang tak terucap dari almarhum. Selamat Jalan kawan, damai bersamamu,” ujar Ferry Edyanto Samosir, Pemimpin Redaksi Meganews.id, saat melayat di kediaman almarhum, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Dalam ingatan para juniornya, khusus di lingkup peliputan wartawan TNI – Polri, Bob termasuk jurnalis senior yang tidak pelit berbagi ilmu. Kenang ferry.
“Bang bob wartawan senior yang udah gw anggap Bokap sendiri telah pergi. Bisa tambah banyak relasi apalagi narasumber pejabat karena beliau. Sohib konten dengan pejabat, teman petualang ke luar Kota. Ayah di Liputan, guru ngaji di Jalan. Selamat jalan Bang Bob,” Kenang Bimo, konten kreator pemilik Channel Youtube ‘Imo Si Jurnalis Muda‘.
“Kini Majalah Derap Reformasi (derapreformasi.com) kehilangan seorang Biro Terbaik, Kawan, Sahabat, Juranlis Terbaik dan Tersetia. Senyum dan jasa mu dikenang. Selamat jalan Sahabat, cepat atau lambat kami pasti berjumpa lagi”.












