LaNyalla: Harus Ada Kebijakan Holistik_

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 20:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Ekonomi, Hukum, Politik, Pemerintahan : Jakarta – Langkanya pasokan dan naiknya harga kedelai mendapat sorotan tajam Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Menurut LaNyalla, harus ada kebijakan holistik yang diambil pemerintah untuk mengatasi persoalan pasokan kedelai di Tanah Air. Sebab, langkanya pasokan kedelai berimbas pada produktivitas tahu dan tempe yang semakin menurun dan juga melonjaknya harga dua komoditas penting tersebut.

“Kedelai merupakan bahan baku tahu dan tempe yang merupakan sumber protein yang dibutuhkan masyarakat. Untuk mengatasi kelangkaan kedelai, saya kira harus ada kebijakan yang holistik yang harus diambil pemerintah,” kata LaNyalla, Rabu -7.6.2023.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Tactical Floor Game Amankan Jalannya Pemilu 2024

Selama ini, 90 persen kebutuhan kedelai dalam negeri masih dipasok dari hasil impor. Oleh karenanya, harus ada solusi yang komprehensif agar persoalan pasokan kedelai yang hampir terjadi setiap tahun dapat teratasi.

Senator asal Jawa Timur itu menilai kebijakan yang diambil Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menawarkan kepada petani di Gunungkidul untuk menanam kedelai adalah solusi jangka panjang dan perlu analisa yang baik.

Kita berharap bahwa kedelai tak lagi bergantung pada impor, sehingga kita bisa memenuhi sendiri kebutuhan dalam negeri. Tetapi tentu tidak serta-merta dengan meminta petani menanam kedelai,” tutur LaNyalla.

Baca Juga :  Dandim 0508/Depok Sambut Kunker Danrem 051/Wkt, Ini Pesan Dan Harapan 2023

Diperlukan kajian dan dukungan yang memadai agar kedelai tak melulu menjadi masalah yang harus dicarikan solusinya setiap tahun oleh pemerintah.

“Harus menjadi skala prioritas bagi pemerintah agar persoalan ini tak terus berulang dari tahun ke tahun. Dalam waktu cepat, kita harus mencarikan solusinya agar kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi.

Selanjutnya, dibuatkan skema jangka panjang agar kita dapat mengatasi hal tersebut,” tutur LaNyalla.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Kejati Kalbar Dan BSI Perkuat Sinergi
Gebyar Lelang BPA Hari Ke 3 Nyasar Barang Rampasan Kejari Sanggau, Kejari Sintang Dan Kejari Ketapang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Berita Terbaru

oplus_0

Ragam

Maulid Nabi dan Peresmian Masjid Al Akbar Cibubur,

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:55 WIB

Nasional

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:30 WIB