Jakarta – Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berada di sekitar SDN 15 dikeluhkan karena mengganggu kegiatan belajar mengajar. Bau menyengat yang berasal dari gunungan sampah membuat para siswa harus belajar dalam kondisi yang tidak nyaman.
Wakil Kepala Sekolah SDN 15 mengatakan, pihak sekolah sebenarnya sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak kelurahan. Namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan yang tuntas.
“Kalau sampah sedang diangkat menggunakan alat berat atau ekskavator, anginnya mengarah ke sekolah. Bau yang ditimbulkan sangat menyengat dan masuk ke ruang belajar,” ujarnya.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kenyamanan bahkan kesehatan para siswa yang setiap hari mengikuti proses belajar mengajar.
Penelusuran di lokasi menunjukkan bahwa sampah yang masuk ke TPS tersebut diduga bukan hanya berasal dari wilayah Kelurahan Pondok Bambu. Sejumlah warga menyebutkan sampah juga datang dari luar wilayah RW 06 sehingga volume sampah terus meningkat.


Menurut keterangan petugas pengangkut sampah, pengelolaan TPS tersebut berada di bawah pengelolaan pihak RW. Dalam sehari, volume sampah yang masuk disebut dapat mencapai sekitar empat truk.
Selain itu, para pengangkut sampah menggunakan gerobak disebut harus membayar sejumlah uang setiap kali membuang sampah ke TPS tersebut.
Untuk mengonfirmasi temuan tersebut, wartawan menghubungi sopir truk sampah bernama Deden melalui sambungan telepon. Namun yang bersangkutan memilih tidak memberikan keterangan.
Warga berharap Pemerintah Kelurahan Pondok Bambu bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret agar persoalan penumpukan sampah tidak terus berlangsung. Terlebih, lokasi TPS berada sangat dekat dengan lingkungan sekolah dasar sehingga berpotensi mengganggu kesehatan dan kenyamanan ratusan siswa yang sedang menempuh pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Kelurahan Pondok Bambu mengenai tindak lanjut atas laporan yang sebelumnya telah disampaikan pihak sekolah. (nasri)









