Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berada di sekitar SDN 15 dikeluhkan karena mengganggu kegiatan belajar mengajar. Bau menyengat yang berasal dari gunungan sampah membuat para siswa harus belajar dalam kondisi yang tidak nyaman.

Wakil Kepala Sekolah SDN 15 mengatakan, pihak sekolah sebenarnya sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak kelurahan. Namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan yang tuntas.

“Kalau sampah sedang diangkat menggunakan alat berat atau ekskavator, anginnya mengarah ke sekolah. Bau yang ditimbulkan sangat menyengat dan masuk ke ruang belajar,” ujarnya.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kenyamanan bahkan kesehatan para siswa yang setiap hari mengikuti proses belajar mengajar.

Baca Juga :  Kasus Pemerasan Rp10 Miliar Tersangka, ICK Desak Jaksa Agung Non Aktifkan Kejati Jateng

Penelusuran di lokasi menunjukkan bahwa sampah yang masuk ke TPS tersebut diduga bukan hanya berasal dari wilayah Kelurahan Pondok Bambu. Sejumlah warga menyebutkan sampah juga datang dari luar wilayah RW 06 sehingga volume sampah terus meningkat.

Menurut keterangan petugas pengangkut sampah, pengelolaan TPS tersebut berada di bawah pengelolaan pihak RW. Dalam sehari, volume sampah yang masuk disebut dapat mencapai sekitar empat truk.

Selain itu, para pengangkut sampah menggunakan gerobak disebut harus membayar sejumlah uang setiap kali membuang sampah ke TPS tersebut.

Baca Juga :  Piloting Implementasi Keadilan Restoratif, Ditjenpas Susun Policy Brief Asimilasi

Untuk mengonfirmasi temuan tersebut, wartawan menghubungi sopir truk sampah bernama Deden melalui sambungan telepon. Namun yang bersangkutan memilih tidak memberikan keterangan.

Warga berharap Pemerintah Kelurahan Pondok Bambu bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret agar persoalan penumpukan sampah tidak terus berlangsung. Terlebih, lokasi TPS berada sangat dekat dengan lingkungan sekolah dasar sehingga berpotensi mengganggu kesehatan dan kenyamanan ratusan siswa yang sedang menempuh pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Kelurahan Pondok Bambu mengenai tindak lanjut atas laporan yang sebelumnya telah disampaikan pihak sekolah. (nasri)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sampah Menumpuk dan Bau Menyengat di TPS Duren Sawit, Warga Minta Perhatian Lurah dan Camat
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Demo 27 Agustus 2026 di DPR: Kelompok Massa, Tuntutan, dan Situasi Terbaru
Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya
Tadinya Taman, Kini Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah
TPS RW 06 Pondok Bambu Disorot: Sampah Menumpuk, Warga Keluhkan Pengelolaan
Warga Keluhkan Bau Sampah di Bawah Flyover Cipinang Lontar, Harap Perhatian Wali Kota Jakarta Timur
Penyidik Kejati Kalbar Kembali Periksa Saksi-Saksi Perkara Bauksit Dari Kementerian ESDM
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Sampah Menumpuk dan Bau Menyengat di TPS Duren Sawit, Warga Minta Perhatian Lurah dan Camat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Demo 27 Agustus 2026 di DPR: Kelompok Massa, Tuntutan, dan Situasi Terbaru

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat

Berita Terbaru

Hukum

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:00 WIB

Berita

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WIB