Be Home Ambassador: Broken Home Bukan Alasan untuk Melepas Mimpi

- Jurnalis

Selasa, 7 Maret 2023 - 03:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Ekbis : Jakarta – Hari ini Be Home sebuah platform yang mewadahi teman-teman broken home, menyelenggarakan acara puncak Be Home Ambassador di Ko+labora Flexispaces (4/3).

Acara berkolaborasi dengan Indika Foundation dan didukung oleh para pihak seperti Unilever Indonesia dan Sinana Delight.

Keluarga memiliki peran penting untuk setiap individu karena merupakan lingkungan pertama tempat anak bertumbuh dan berkembang.

Tidak dapat dipungkiri bahwa keluarga memiliki peran besar dalam hal pembentukan psikologis individu. Sayangnya tidak semua keluarga berhasil menjalankan fungsi utuhnya.

Tercatat pada tahun 2022 jumlah kasus perceraian di Indonesia mencapai 516.334 kasus, angka ini meningkat 15,31% dibandingkan pada tahun 2021.

Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi dalam enam tahun terakhir. Be Home didirikan oleh Chatreen Moko 11 tahun silam untuk menjadi ‘rumah aman’ bagi anak-anak broken home, dengan memanfaatkan berbagai sosial media seperti Instagram, Twitter, Youtube, Tiktok, Facebook sebagai kanal komunikasi utamanya dengan teman-teman broken home.

“Kami menyadari bahwa anak dari keluarga yang orang tuanya berpisah (broken home) kerap merasa bingung harus bercerita dan mencari informasi kemana, untuk itu saya mendirikan Be Home sebagai wadah untuk teman-teman bisa bercerita secara aman, nyaman dan juga merasa dipahami karena berasal dari latar belakang keluarga yang serupa”.

Anak broken home kerap mendapat stigma negatif yang menempel di masyarakat; dicap sebagai anak nakal, tidak bisa diatur, tidak akan sukses serta memberi pengaruh buruk di masyarakat.

Baca Juga :  Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 Resmi Ditutup

Bahkan di banyak kasus anak broken home kerap mendapatkan perundungan dari teman-temannya dan yang lebih mengkhawatirkannya lagi, kondisi keluarga yang rapuh juga kerap menjadi alasan anak-anak broken home mencoba dan bahkan sampai menghilangkan nyawanya sendiri.

Untuk itu Be Home menyelenggarakan kegiatan Be Home Ambassador yang ditujukan untuk mencari pionir yang berani speak up agar dapat memotivasi sesama anak-anak broken home dan juga memberikan edukasi serta mematahkan stigma mengenai anak broken home di masyarakat.

Kegiatan Be Home Ambassador telah diselenggarakan sepanjang Januari.

Dalam acara puncak hari ini akan terpilih 3 ambassador, mereka adalah anak-anak yang berani speak up dan mampu memberikan semangat bagi sesama survivor broken home melalui konten dan interaksi di sosial media.

Dalam acara puncak penyelenggaraan Be Home Ambassador yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta ini, telah dilaksanakan juga webinar dengan tema “Broken Home: Bukan Alasan untuk Melepas Mimpi”, talk show bersama Psychiatrist dr. Santi Yuliani, M.Sc.,Sp.KJ, dr. Shela Maulida, dr. Azzahra Humairrah dan juga stand up comedy dibawakan oleh Eky Pryagung.

Uniknya semua narasumber merupakan survivor broken home. Webinar ini dihadiri 700++ peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Menkumham Yasonna Berikan Apresiasi pada Putri Ariani

“Event kami persiapkan cukup lama, sehingga harapannya value yang ingin kami berikan bisa tersampaikan dengan baik ke semua pihak yang terlibat.

Selain itu semoga dengan langkah awal adanya Be Home Ambassador ini dapat memberikan impact bagi rekan-rekan survivor broken home dan memberikan semangat untuk terus meraih mimpi-mimpi.

Secara pribadi, ini event paling memberikan kesan terbaik sepanjang perjalanan saya handle kegiatan karena dari persiapan hingga pelaksanaan benar-benar pikiran, perasaan, dan hati saya libatkan secara maksimal”, tutur Cerry Kartika Kwartania selaku Project Manager.

Saat ini Be Home bergerak secara masif di berbagai kanal sosial media untuk menyebarkan konten-konten yang bersifat edukatif dan informatif dalam rangka meningkatkan awareness terkait isu broken home.

Selain itu, Be Home juga menyediakan layanan ManCur yang merupakan akronim dari Teman Curhat. Layanan ManCur sendiri sejak tahun 2020 sudah melayani 1500+ klien.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, teman-teman broken home memiliki wadah positif untuk bisa saling cerita dan pengalaman, dan semangat untuk terus bisa mengejar mimpi tanpa terbebani status sebagai anak broken home.

Kami juga berharap masyarakat lebih peka lagi terhadap isu anak-anak broken home sehingga tidak memberikan stigma kepada kami, para survivor anak broken home,” tutup Moko.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah
PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 
Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB
Kajati Kalbar Setujui Empat permohonan Mekanisme Keadilan Restotarif
Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:21 WIB

PUPN Tagih Andri Saat BCI Masih Proses Peradilan, Sejak Awal Sudah Salah 

Minggu, 27 September 2026 - 10:29 WIB

Andri Tedjadharma: Kemenkeu Keliru Menagih PT BCI, Dokumen Bukti Sah Menunjuk PT CIB

Berita Terbaru

Ragam

Ustaz Ahmad Fuad: Akhlak Menjaga Keseimbangan Jiwa Manusia

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:46 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:09 WIB