Cek Vaksinasi Massal Di Tunjungan Plaza. Kapolda Jatim: Dorong Vaksinasi Di 3 Kabupaten Sehingga Jatim Capai 70 %

- Jurnalis

Sabtu, 5 Februari 2022 - 20:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum: Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Kodam V/Brawijaya dan Forkopimda Provinsi serta Kota Surabaya, Kamis (3/2/2022) melakukan kegiatan vaksinasi massal di Tunjungan Plaza Surabaya.

Kegiatan vaksinasi ini juga dilakukan secara serentak di Jawa Timur, dengan target 24.110 Dosis di 99 titik.

Selain di jawa timur kegiatan vaksinasi massal juga dilakukan di beberapa lokasi di indonesia yang terhubung secara virtual dari lokasi vaksin di Depok Jawa Barat yang dihadiri oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono.

Kegiatan diawali dengan Kapolda Jatim bersama Forkopimda Kota Surabaya melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi, baik tahap 1, 2 maupun buster yg berlangsung di Atrium Tunjungan Plaza 3 lantai 6 Surabaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, dalam penanganan covid-19 guna membentuk herd immunity di Jawa Timur.

Kemudian dalam kesempatan ini juga dilaksanakan komunikasi interaktif antara Kapolda Jatim dengan Kapolri dan Menkes RI secara virtual, kapolda menjelasakan tentang capaian target vaksinasi di jawa timur.

Untuk jawa timur hanya tersisa 3 kabupaten yang belum mencapai target 70%, yaitu Bangkalan, Sampang dan Pamekasan namun untuk 2 kabupaten hampir mencapai 70% seperti Bangkalan 68,58% dan Sampang 68,45%.

Baca Juga :  Terus Genjot Kemampuan Kehumasan, Humas Polri Gelar Sertifikasi Tingkat Pama

Sedangkan Pamekasan masih 45,84% dan akan segera didorong pencapaiannya utk memenuhi target 70% di seluruh jawa timur.

Kapolda juga memaparkan telah berhasil menyuntikan 99% vaksin yang didapat dari Polri serta akan terus menambah capaian vaksinasi.

Sasaran vaksinasi massal di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya kali ini ini sebanyak 6.000 dosis, yang diperuntukan bagi Masyarakat Surabaya, baik vaksinasi tahap 1, 2 dan Booster.

Dengan dibantu oleh 60 tenaga kesehatan dari TNI, Polri dan Dinas Kesehatan serta relawan.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan kepada awak media sedikitnya ada 99 titik vaksinasi tahap 1,2 dan booster, yang berlangsung secara serentak di Jawa Timur, dengan capaian target 24.110 dosis.

“Selanjutnya kami perlu informasikan terkait dengan penambahan jumlah positif pada tanggal 2 Februari kemarin, ada 565 sehingga total sampai dengan hari ini yang positif ada 2000 lebih. 1.100 diantaranya melaksanakan isolasi mandiri, sedangkan 500 lebih ada di rumah sakit,” jelas Kapolda didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, perwakilan dari Kodam V/brawijaya, Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Direktur Tunjungan Plaza Surabaya.

“Kami mohon kepada masyarakat agar yang pertama melaksanakan protokol kesehatan._

Lalu yang kedua, melaksanakan vaksinasi. Jadi bagi siapa saja yang belum melaksanakan vaksinasi booster._

Baca Juga :  Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 Resmi Ditutup

Tentunya apalagi yang ke 2, mohon segera menginformasikan kepada pemerintah daerah yang ada di kelurahan, koramil, maupun polsek, kalau di penjuru terdepan tentunya Babinsa, Babinkamtibmas dan bidan, untuk mendaftar vaksin, karena setelah kita melaksanakan protokol kesehatan Benteng berikutnya adalah vaksin,” tegas Kapolda usai melakukan pengecekan vaksinasi.

Kapolda juga menyampaikan, kepada masyarakat yang mengalami gejala-gejala, seperti tidak enak badan, batuk, dan sebagainya. Segera memeriksakan diri untuk mengetahui apakah dirinya terkena atau tidak.

Bila terkena covid19 segera melapor dan melaksanakan pengobatan.

Bisa di beri obat atau meminum vitamin, bila tidak ada gejala.

Namun bila gejalanya berat segera ke rumah sakit.

“Saya kira penting bagi kita semua untuk melaksanakan sinergitas dalam menghadapi covid-19 ini. Tidak usah khawatir tadi disampaikan yang penting kita waspada, melaksanakan prokes, meningkatkan vaksinasi,” katanya.

Sementara itu, Kapolda juga mengatakan, saat ini di Jawa Timur secara serentak dilaksanakan oleh seluruh kapolres bersinergi dengan TNI dan bersama dinas kesehatan.

“Kami harapkan dengan segera masyarakat berbondong-bondong melapor apabila belum melaksanakan vaksinasi,” ajaknya.

“Kita sekarang sudah mencapai dari 54 juta vaksin, sisa 5 juta’an. Jadi masih cukup tersedia. Ayo kita habiskan. Sehingga masyarakat Jawa Timur bisa lebih kuat dengan adanya vaksinasi ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri
Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar
Sampah Menumpuk dan Bau Menyengat di TPS Duren Sawit, Warga Minta Perhatian Lurah dan Camat
Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD
Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan
Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 
CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:00 WIB

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Sampah Menumpuk dan Bau Menyengat di TPS Duren Sawit, Warga Minta Perhatian Lurah dan Camat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan

Berita Terbaru

Hukum

Kejagung Bantah Isu Penangkapan Petinggi Polri

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:00 WIB

Berita

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WIB