Inggris Ikut Amerika Bangun Kontak Diplomatik Ke Milisi Militer Terlarang HTS

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024 - 20:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Reformasi, Hukum, Ekonomi, Poltik, Pemerintahan: Internasional, Syiria –  Inggris pada Minggu (15/12/2024) kemarin berhasil mengikuti jejak Diplomatik Amerika menjalin kontak diplomatik dengan kelompok pemberontak Hayat Tahrir Al Sham (HTS) Syiria.

– Al Golan-

Keberhasilan diplomatic Amerika Serikat (AS) menjalin kontak dengan kelompok pasukan pemberontak terlarang HTS, si Pengguling Partai berkuasa (Ba’ath. Red) rezim pemerintahan Bashar Al Assad, di ikuti oleh Langkah Inggris.  “(Mereka) organisasi teroris terlarang, tetapi kami dapat melakukan kontak diplomatik dan kami memang melakukan kontak diplomatik, seperti yang Anda harapkan”, kata Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca Juga :  Inspektorat Provinsi NTT Temukan Kerugian, Kejati Tetapkan Kakantah BPN NTT Tersangka Penggelapan Aset Daerah

“Kami ingin melihat pemerintahan yang representatif, pemerintahan inklusif. Kami ingin senjata kimia diamankan, dan tidak digunakan, dan kami ingin memastikan tidak ada kekerasan berkelanjutan,” tambahnya.

“Jadi, untuk semua alasan tersebut, menggunakan segala saluran yang kami miliki, dan itu adalah saluran diplomatik dan tentu saja saluran intelijen, kami berusaha menghubungi HTS di mana pun kami harus melakukannya.” Ia juga berbicara di Yordania setelah berunding dengan beberapa negara perwakilan di Kairo (Mesir), untuk membahas kekuatan regional dan sepakat mendukung upaya proses transisi di Syiria. Ungkap Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca Juga :  Aa Gym Imbau Pihak Yang Menang Pilpres Merangkul
Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik
Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
Negara Hukum Dipertaruhkan dalam Polemik Bank Centris dan BLBI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 22:04 WIB

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 September 2026 - 19:26 WIB

Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB