58 Koperasi Merah Putih Di Kabupaten Tangerang Akan Diberikan Suntikan Dana Berbunga Rendah

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 22:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Reformasi: Hukum, Ekonomi, Politik, Pemerintah; Tanggerang – Sebanyak 58 dari 274 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Tangerang ditargetkan beroperasi pada Oktober 2025. Dalam pengoperasiannya nanti, koperasi bakal diberikan suntikan dana pinjaman dengan limit hingga Rp100 juta dan besaran suku bunga lima persen setiap tahunnya.

“Dari total 274 koperasi desa di Kabupaten Tangerang, yang baru beroperasi itu baru dua yakni koperasi desa Sarakan dan Pesanggrahan. Kami ada percontohan sebanyak 58 koperasi desa untuk diberikan program perguliran dana pinjaman dengan bunga rendah mulai Oktober 2025,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Dra Hj Anna Ratna Maemunah, M.Si, Senin, 15 September 2025.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Dra Hj Anna Ratna Maemunah, M.Si

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan LPG Bersubsidi

Anna menuturkan, puluhan koperasi desa di Kabupaten Tangerang fokus awal bergerak di jenis usaha sembako, perikanan, dan peternakan. Selain itu, pihaknya pun akan memberikan bantuan pencarian supplier untuk memasok komoditas yang dibutuhkan koperasi dengan Bulog dan Pertamina menjadi pemasok utama.

“Mereka juga kita bimbing untuk tata kelola keuangannya, karena kita enggak bisa mengatur langsung tapi kita terus melakukan bimbingan teknis, sosialisasi dan pengawasan secara rutin,” kata Anna.

Baca Juga :  Kapolda Dan Pejabat Utama Polda Metro Jaya Turun Langsung Cek Pengamanan Perayaan Imlek Di Jakarta

Menurut Anna, saat ini yang masih menjadi kendala dalam implementasi program koperasi desa di Kabupaten Tangerang yakni terkait kesenjangan digital. Tetapi, kata Anna, kendala tersebut terbilang minor, sebab masih dapat teratasi dengan penyuluhan yang masif terkait pembuatan NPWP dan NIB secara online.

“Kendala secara teknis ada, tapi itu tidak menjadi hambatan, makanya kami fasilitasi dengan menggelar sosialisasi,” pungkas Anna.

write by: Eri | Editor: DR

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar
Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD
Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan
Kajati Kalbar Tegaskan Penanganan Bauksid Dan Napak Tilas Berjalan Sesuai Ketentuan Hukum
Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 
CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Luncurkan Sikawan Dayak
Ketua Umum DPP CIC Desak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Diskotik Escape Hawaii
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Susu Bubuk Muncul Bintik Hitam, Berbahayakah untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Dol Samad: Kenapa Pemerintah Tidak Membuat Kanal Drainase – Anak Sungai Di AreaL Lahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Surat BI Tegaskan BCI Tidak Terima BLBI 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:32 WIB

CIB yang Terima BLBI tapi BCI dan Andri yang Ditagih dan Dituntut

Berita Terbaru

Berita

Kejati Kalbar Perkuat Pengawalan Hukum Optimalkan PAD

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WIB

Ragam

Ustaz Ahmad Fuad: Akhlak Menjaga Keseimbangan Jiwa Manusia

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:46 WIB