Polda Metro Jaya Dan Instasi Terkait Lakukan Pengamanan Di 10 Titik Titik Keramaian

- Jurnalis

Kamis, 23 Desember 2021 - 11:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum: Jakarta – Pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2021 Polda Metro Jaya bersama instansi terkait tidak akan melakukan penyekatan.

“Selama operasi lilin jaya 2021 tidak ada penyekatan,” kata Sambodo usai Apel gelar pasukan, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (23/12) 2021. Menurut Dirlantas Polda Metro Kombes Sambodo Purnomo Yogo’ Kita akan membuat pos-pos pelayanan di titik-titik pusat keramaian, mall, gereja dan sebagainya ujarnya.

Lanjut Sambodo, Untuk pengamanan pada malam tahun baru, pihaknya akan menerapkan crowd free night dan menutup di 10 kawasan.

Pengamanan pada malam tahun baru akan dilaksanakan crowd free night atau penutupan kawasan di 10 kawasan,” ucapnya.

Baca Juga :  Kakanwilkumham Jabar Bersama Jajaran UPT Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas

“Penutupan di 10 kawasan yaitu yang pertama kawasan Sudirman-Thamrin kemudian Kemang, yang ketiga kawasan Bulungan Barito, yang keempat kawasan Senopati Gunawarman SCBD, yang kelima Asia Afrika, enam Kota Tua, tujuh Banjir kanal timur, delapan Kemayoran, sembilan Kelapa Gading,” jelas Sambodo.

“Kemudian sepuluh kawasan Monas dari Medan Merdeka semuanya menuju barat selatan Utara dan timur semuanya kita tutup,” pungkasnya.

Pada malam pergantian tahun, Polda Metro Jaya bersama pihak Instasi terkait akan melakukan pengamanan di titik-titik keramaian.

Baca Juga :  HDKD Ke-78, Imigrasi Tangerang Giat Bakti Sosial Dan Pencegahan Stunting

“Pelaksanaannya tanggal 31 Desember malam hari pukul 22.00 sampai dengan tanggal 1 Januari pukul 04.00 WIB,” kata Sambodo.

Terkait pengamanan tempat wisata pada awal tahun, Sambodo menyebut pihaknya akan membahas dengan pihak terkait, bagaimana mekanisme dan sistem yang akan dilakukan.

“Untuk tempat wisata pada tanggal 1 Januari, nanti akan dibicarakan apakah tetap dibuka atau nanti akan ditutup untuk mencegah terjadinya kerumunan di tempat wisata,” jelasnya.

“Namun seandainya dibuka, maka kami akan melaksanakan ganjil genap di tempat wisata tersebut,” pungkas Sambodo.(Bob)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik
Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
Negara Hukum Dipertaruhkan dalam Polemik Bank Centris dan BLBI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 22:04 WIB

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 September 2026 - 19:26 WIB

Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa

Minggu, 13 September 2026 - 06:34 WIB

HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB