Ananta : Warteg Satu Peluang Bisnis Terbesar, Bisa Go Internasional

- Jurnalis

Jumat, 5 April 2024 - 23:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Ekonomi, Pemerintahan : Tanggerang – Yayasan Sosial Budaya Mbangun Karso menggandeng Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Tangerang menggelar pelatihan pengelolaan warung makan.

Kegiatan yang diikuti para istri wartawan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang dan pengusaha warung makan di wilayah Tangerang itu, digelar di Gedung PWI Kabupaten Tangerang, Jumat – 5.4.2024.

Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana mengungkapkan, bahwa rumah makan yang umum dikenal dengan sebutan Warteg atau rumah makan Tegal menjadi salah satu peluang bisnis rumah makan. Menurutnya, peluang besar ini tidak hanya berlaku di wilayah Indonesia saja, melainkan juga terbuka lebar di beberapa negara seperti di Belanda dan Suriname.

“Semua bahan makanan yang ada di Indonesia itu ada di Belanda, sehingga warteg bisa didirikan di Belanda,” katanya di hadapan peserta pelatihan.

Ia juga menyebut bahwa peluang membuka cabang warteg di negara Suriname juga cukup terbuka lebar. Sebab katanya, di sana terdapat banyak masyarakat keturunan Indonesia dari pulau Jawa.

“Kalau nanti saya berkesempatan pergi ke Suriname, maka saya juga akan jajaki apakah warteg bisa kita dirikan di Suriname,” katanya di hadapan para peserta pelatihan.

Baca Juga :  Delegasi ASEAN Berkunjung Ke Taman Pancasila Lahan Pertanian Terpadu Korem 051/Wkt

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Perdagangan Warteg Indonesia (HiPWIN), Rojikin Manggala menyambut positif wacana warteg go internasional tersebut. Menurutnya, usaha warteg sangat menjanjikan karena menjual kebutuhan semua orang.

“Ini potensinya sangat besar, jadi orang itu tidak perlu khawatir,” katanya. Ia juga berkisah perjuangan mengubah kesan masyarakat terhadap warteg yang dahulu terkesan kumuh, menjadi bersih dan modern seperti saat ini.

Maka dari itu, Ia berharap agar wacana Warteg go internasional bisa segera diimplementasikan. Sehingga makanan rumahan khas masyarakat Indonesia juga bisa turut dikenal masyarakat luar negeri.

“Warteg ini meskipun terlahir dari kampung, warteg terbukti memiliki pelanggan dari mulai kalangan bawah hingga atas,” katanya.

Baca Juga :  Respon BPHN Tentang Usulan Perubahan Masa Jabatan Kepala Desa

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Sri Mulyo menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja pihaknya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pria yang karib disapa Moel ini turut menyambut baik pelatihan kolaborasi dengan YPKKT. Menurutnya, selain membuka wawasan tentang dunia rumah makan, pelatihan juga bisa membuka peluang usaha bagi keluarga wartawan.

Terlebih, katanya, kegiatan kolaborasi dengan IKWI yang beranggota para istri wartawan di PWI Kabupaten Tangerang.

“Saya harap pelatihan ini bisa membuka wawasan peserta, terkhusus anggota IKWI. Sehingga mereka bisa membuka usaha berbekal keterampilan memasak yang telah mereka praktekan,” katanya.

Usai mengikuti pelatihan, para peserta yang berjumlah puluhan orang ini diajak untuk mengunjungi Warteg Indo Bahari di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Di sana, mereka diajak untuk mempelajari tata cara pengelolaan warteg dan sekaligus sebagai referensi membuka usaha warung makan lainnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek
Tanjung Kopi Penjelajah, Merawat Cita Rasa dari Kebun hingga Cangkir
Warisan Kopi, Jalan ke Curug, dan Mereka yang Menanam Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WIB

Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:44 WIB

PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB