GNRI & Taboas Maluku Tuntut Representasi di Kabinet, Janji Kawal Pemerintahan Baru

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 22:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Nawacita Rakyat Infoensia (GNRI) & Tabos Maluku hari ini menyampaikan pernyataan sikap mereka untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran asalkan rekomendasi mereka untuk putra maluku dikabinet di akomodir.

Hal ini disampaikan oleh sesepuh Maluku M. Saleh Latuconsina dikawasan rawamangun jakarta timur.

” Kami siap mengawal penuh pemerintahan Prabowo-Gibran asal tuntutan kami bisa di akomodir ke kabinet minamal jadi komisaris utama BUMN “. Ucap M. Saleh Latuconsina

Selain itu Nurkholis sebagai ketua umum DPP LSM GNRI menegaskan bahwa masyarakat Maluku satu suara dalam menyampaikan aspirasi mereka bahwa mereka siap menagawal pemerintahan ini asalkan permintaan mereka bisa di akomodir.

Baca Juga :  Kapolri Pastikan Dukung Program Pembangunan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi

Ditempat yang sama Menurut salah satu tokoh intelektual Maluku Sandri Rumanama menjelaskan dari kepemimpinan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) hingga Jokowi bahkan Presiden terpilih Prabowo Subianto, Maluku masih terus di anak tirikan. Padahal Maluku memiliki banyak orang-orang cerdas yang tak kalah saing dengan putra putri dari daerah lainnya.

” Yang paling terpenting di momentum pergantian kepemimpinan presiden Republik Indonesia saat ini, kami meminta dengan tegas bahwa satu point penting yaitu bagaimana putra putri Maluku yang punya kemampuan, dan kualitas juga harus di akomodir dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran,” Tutur dia.

Sandri menuturkan, sejak pemerintahan era SBY berakhir dan kemudian dilanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi Dodo, Maluku masih saja terbelakang, jauh dari daerah-daerah lain yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Pemerintah Susun RUU Pemindahan Narapidana Antar Negara, Napi WNA Bisa Kembali Ke Negara Asal ?

Padahal, Presiden Jokowi sempat meninjau lokasi Waai, Kabupaten Maluku Tengah (Malteg) dan berjanji akan membangun Ambon New Port (ANP) yang merupakan basis perikanan terpadu Indonesia. Namun janji itu tak kunjung realisasi dengan alasan tidak mempunyai anggaran yang cukup.

Selain itu Sandri juga mengatakan bahwa permintaan mereka agar anak anak Maluku minamal jadi komisaris utama sampai saat ini belum terkomodir dan teralisasi namun mereka kasih kepercayaan penuh dan siap mengawal pemerintahan Prabwoo-Gibran. Jelas dia

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?
RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?
Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia
Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan
Kajati Kalbar Komitmen Perkuat Kawal Kebangkitan Ekonomi Desa Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:21 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Berita Terbaru

Berita

Wantimpres Diminta Perkuat Suara Daerah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:02 WIB