Kapolrestro Jaktim : Apresiasi Ibadah Parisada Hindu Dharma Indonesia Doakan Untuk Pemilu Damai

- Jurnalis

Jumat, 9 Februari 2024 - 00:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Politik, Pemerintahan. : Jakarta – Kamis, 8 Februari 2024, pukul 19:00 WIB, Parisada Hindu Dharma Indonesia dan 9 Organisasi Keagamaan Hindu melaksanakan Santih Puja, doa serentak di seluruh Indonesia untuk mendoakan pemilu damai.

Sembilan organisasi keagamaan Hindu tersebut adalah Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Prajaniti Hindu Indonesia, Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN), Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI), Perkumpulan Dosen Hindu Indonesia (DHI), Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara (Pandu Nusa), dan Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia (P3I).

Santih Puja itu dilaksanakan untuk mendoakan agar Pemilu 14 Februari 2024 berlangsung lancar, aman, damai dan menghasilkan pemimpin nasional yang mampu menjalankan Dharma (kebenaran).

Ketua Umum Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelaksana Santih Puja Pusat dalam sambutannya mengatakan Santih Puja ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, diantaranya Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan beberapa daerah lainnya termasuk kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pelaksanaan Santih Puja serentak ini juga disiarkan secara virtual.

Baca Juga :  Pangdam Jaya Resmikan Gedung Baru Yayasan Sekolah SMK Kartika X-1

Untuk Santi Puja Pusat sendiri dilaksanakan di Pura Aditya Jaya Rawamangun dan diikuti oleh 300 orang. “Ini adalah wujud perhatian dan komitmen umat Hindu Indonesia dalam mendukung Pemilu damai”, kata Pinandita Gede Pastika.

Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa Umat Hindu Indonesia berkomitmen mendukung pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari mendatang.

“Umat Hindu menyadari dirinya sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan terikat dengan Dharma Agama dan Dharma Negara. Berdoa kepada Hyang Widhi adalah wujud Dharma Agama, sedangkan ikut berpartisipasi menggunakan hak pilih serta menjaga Pemilu damai adalah wujud Dharma Negara. Keduanya perlu dilaksanakan sebagai hak dan juga kewajiban warga negara” Ujar Wisnu Bawa Tenaya.

Baca Juga :  Siap Amankan Gugatan Hasil Pilpres 2024 Di Gedung MK

Ia juga menghimbau kepada seluruh umat Hindu di Indonesia untuk tetap menjaga dan mendukung pelaksanaan Pemilu yang jurdil dan damai.

“Kami menghimbau seluruh umat Hindu di Indonesia untuk berpartisipasi mendukung pelaksanaan pemilu yang Luber, Jurdil dan damai”. Demikian Wisnu Bawa Tenaya.

Doa Santih Puja dilaksanakan dengan melantunkan Puja Tri Sandya, Panca Sembah, dan japam mengulang-ulang Gayatri Mantram sebanyak 33 kali.

Menjelang akhir acara, hadir Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly. Pada kesempatan tersebut Kapolres mengapresiasi komitmen umat Hindu untuk mengawal Pemilu damai.

“Kami percaya umat Hindu adalah umat yang taat, baik dalam ibadah maupun taat hukum”. Demikian disampaikan Kapolres Metro Jakarta Timur.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik
Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
Negara Hukum Dipertaruhkan dalam Polemik Bank Centris dan BLBI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 22:04 WIB

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 September 2026 - 19:26 WIB

Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa

Minggu, 13 September 2026 - 18:26 WIB

Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB