TNI AD Dukung YKEP Kembangkan Inovasi Di Sektor Transportasi

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hankam : Bekasi – TNI AD mendukung Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) untuk terus mengembangkan inovasi di sektor transportasi. Salah satunya lewat peluncuran 120 unit kendaraan hasil Kerja Sama Operasional (KSO) berupa truk trailer dan truk box untuk angkutan logistik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Launching KSO PT. Marabunta YKEP dengan PT. Rancasemesta Transportindo, di Pulo Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis -21.12.2023.

Dalam sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang dibacakan oleh Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) Letjen TNI Hilman Hadi, Kasad menilai bahwa KSO merupakan solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan armada, karena dapat mengurangi biaya operasional, meningkatkan kinerja armada, dan memberikan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Preman Kambuhan Penjaringan

“Dengan memiliki kendaraan Kerja Sama Operasional yang modern dan andal, YKEP akan dapat menghadapi berbagai tantangan dengan lebih efektif dan efisien,” kutip Irjenad, seraya menambahkan bahwa inovasi semacam ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi tuntutan perkembangan kebutuhan sarana transportasi angkutan logistik yang cepat dan aman.

Peluncuran kendaraan KSO ini juga dipandang sebagai langkah yang tepat untuk membawa YKEP lebih maju dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Untuk itu YKEP berencana untuk mengembangkan inovasi ini lagi hingga berjumlah 180 unit.

Baca Juga :  Puspom TNI AD Resmi Terbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2 Lidik)

Sementara itu, Ketua YKEP Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman menyampaikan bahwa latar belakang inovasi ini didasarkan pada meningkatnya arus mobilisasi dan distribusi barang, serta pembangunan infrastuktur transportasi secara masif, yang berdampak signifikan pada meningkatnya frekuensi kebutuhan arus mobilitas dan distribusi, baik orang maupun barang, serta kebutuhan logistik lainnya.

“Dengan memiliki kendaraan kerja sama operasional yang futuristik dan canggih, YKEP dapat menjadi kekuatan pendukung yang bisa diandalkan. Selain itu, profit yang dihasilkan melalui kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan prajurit Angkatan Darat melalui YKEP,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian
Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan
PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek
Tanjung Kopi Penjelajah, Merawat Cita Rasa dari Kebun hingga Cangkir
Warisan Kopi, Jalan ke Curug, dan Mereka yang Menanam Masa Depan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:24 WIB

KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

Minggu, 13 September 2026 - 06:34 WIB

HWPL Ajak Media dan Masyarakat Ciptakan Perdamaian

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WIB

Lanud Halim Perdanakusuma Bersinergi Bersihkan Abu Vulkanik, Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:44 WIB

PAPELS Perluas Jaringan ke Tingkat Nasional, Bentuk Kepengurusan Wilayah Jabodetabek

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB