Haidar Alwi: Sangat Berdasar Bila Usia Pensiun TNI dan Polri Diperpanjang

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Haidar Alwi Institute (HAI), Haidar Alwi kritik kebijakan Gubernur Anies Baswedan soal reklamasi teluk Jakarta. oppo_0

Founder Haidar Alwi Institute (HAI), Haidar Alwi kritik kebijakan Gubernur Anies Baswedan soal reklamasi teluk Jakarta. oppo_0

Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, perpanjangan usia pensiun TNI dan Polri yang saat ini sedang berproses di DPR layak mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia.

Selain sebagai wujud optimalisasi aset negara dan untuk menyamakan dengan ASN, perpanjangan usia pensiun TNI dan Polri juga sejalan dengan peningkatan angka harapan hidup penduduk Indonesia.

Berdasarkan data BPS, angka harapan hidup penduduk Indonesia pada tahun 2023 adalah 73,93 tahun, lebih tinggi dari angka harapan hidup penduduk dunia yang hanya 73,4 tahun.

“Peningkatan angka harapan hidup digunakan di banyak negara sebagai dasar untuk memperpanjang usia pensiun,” kata R Haidar Alwi, Kamis (30/5/2024) malam.

Merujuk data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2020 yang dikutip dari World Economic Forum, lanjut R Haidar Alwi, usia pensiun di dunia rata-rata adalah 63 tahun. Sedangkan usia pensiun di Indonesia saat ini berkisar antara 58 sampai 60 tahun.

“Setidaknya ada 39 negara di dunia yang usia pensiunnya lebih panjang dari Indonesia, yaitu di atas 60 tahun. Tidak hanya negara maju, tapi juga negara berkembang,” jelas R Haidar Alwi.

Baca Juga :  Lantamal I Adakan Latihan Selam Terbatas

Padahal, kata R Haidar Alwi, Indonesia merupakan negara dengan usia pensiun efektif paling tinggi di dunia, yaitu 69 tahun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari rata-rata usia pensiun efektif global yang hanya 62 tahun. Usia pensiun efektif mengacu pada rata-rata usia keluar dari angkatan kerja bagi yang berusia 40 tahun atau lebih.

“Artinya apa? Artinya orang Indonesia jauh lebih produktif dari penduduk negara lain meskipun sudah berusia di atas 60 tahun. Itu data, fakta yang diakui dunia. Bukan katanya-katanya atau asumsi tak berdasar,” tegas R Haidar Alwi.

Oleh karena itu, menurut R Haidar Alwi, adalah sangat berdasar bila usia pensiun TNI dan Polri diperpanjang menjadi 60 tahun atau 62 tahun bagi yang memiliki keahlian khusus atau maksimal 65 tahun bagi pejabat fungsional.

“Dasarnya jelas. Tidak perlu dipermasalahkan karena akan menguntungkan negara. Justru kalau usia pensiunnya diperpendek malah merugikan negara,” pungkas R Haidar Alwi.

Berikut daftar usia pensiun negara-negara di dunia yang dirilis OECD Tahun 2020:

  1. Islandia: 67 tahun
  2. Israel: 67 tahun
  3. Norwegia: 67 tahun
  4. Denmark: 66 tahun
  5. Jerman: 66 tahun
  6. Irlandia: 66 tahun
  7. Belanda: 66 tahun
  8. Britania Raya: 66 tahun
  9. Amerika Serikat: 66 tahun
  10. Argentina: 65 tahun
  11. Austria: 65 tahun
  12. Belgia: 65 tahun
  13. Kanada: 65 tahun
  14. Chili: 65 tahun
  15. Finlandia: 65 tahun
  16. Perancis: 65 tahun
  17. Hungaria: 65 tahun
  18. Jepang: 65 tahun
  19. Meksiko: 65 tahun
  20. Selandia Baru: 65 tahun
  21. Polandia: 65 tahun
  22. Portugal: 65 tahun
  23. Spanyol: 65 tahun
  24. Swedia: 65 tahun
  25. Swiss: 65 tahun
  26. Ceko: 64 tahun
  27. Estonia: 64 tahun
  28. EU Average: 64 tahun
  29. Latvia: 64 tahun
  30. Lithuania: 64 tahun
  31. Slovakia: 63 tahun
  32. Brazil: 62 tahun
  33. Kolombia: 62 tahun
  34. Kosta Rika: 62 tahun
  35. Yunani: 62 tahun
  36. Italia: 62 tahun
  37. Luxemburg: 62 tahun
  38. Slovenia: 62 tahun
  39. Korea Selatan: 62 tahun
  40. Cina: 60 tahun
  41. Rusia: 60 tahun
  42. Afrika Selatan: 60 tahun
  43. India: 58 tahun
  44. Indonesia: 57 tahun
  45. Turki: 52 tahun
  46. Arab Saudi: 47 tahun
Baca Juga :  Kapolri Sebut Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat
Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?
RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?
Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia
Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan
Kajati Kalbar Komitmen Perkuat Kawal Kebangkitan Ekonomi Desa Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:21 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB