Kasdam Jaya Menyambut Kunjungan Kepala BP2MI di Wisma Karantina Pademangan

- Jurnalis

Kamis, 20 Mei 2021 - 07:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kogasgabpad RSDC – Wisma Karantina Pademangan. Guna memastikan bahwa Negara hadir dalam hal penanganan warga negara khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) ketika mereka tiba di tanah air melalui proses Karantina di Wisma Pademangan, menyikapi hal tersebut Kepala BP2MI Bpk. Benny Ramdhani mengnjungi Wisma Karantina dan disambut oleh Kasdam Jaya Brigjen TNI M Saleh Mustafa, ketika mengunjungi Wisma Karantina Pademangan Jakarta Utara, Rabu (19/5/2021).

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), sebelumnya bernama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), adalah sebuah lembaga Pemerintah Non Departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi.

Setibanya di Wisma Karantina Pademangan, Kepala BP2MI Bpk. Benny Ramdhani beserta Stafnya disambut hangat oleh Kasdam Jaya Brigjen TNI M Saleh Mustafa selaku Wapangkogasgabpad RSDC Wisma Atlet.

Dalam sambutannya Kasdam Jaya diantaranya menyampaikan, bahwa kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) semuanya didata sampai saat ini masih ada kurang lebih sekitar 2.437 PMI yang di karantina disini dan ini tentunya agak sedikit berkurang kedatangannya setelah adanya larangan mudik, ungkap Brigjen TNI Saleh Mustafa.

Baca Juga :  PANRB Tjahjo Kumolo Beri Penghargaan Ke Kanwil Kemenkumham -Imigrasi Jakarta Selatan Dengan Penghargaan Pelayanan Publik Katagori A 2021

Lanjut Kasdam menyampaikan, keberadaan PMI di Wisma Karantina Pademangan semuanya ditanggung pemerintah, serta kita berupaya menjamin tidak ada permasalahan mulai dari kedatangannya sampai kembali ke rumahnya masing-masing, untuk itu kita sama-sama untuk mensukseskan tugas dari pemerintah khususnya dalam penanganan PMI ini, pungkas Kasdam Jaya.

Kepala BP2MI dalam sambutannya menyampaikan, kehadirannya untuk memastikan bahwa keselamatan dan kesehatan bagi setiap warga negara adalah hukum tertinggi yang tentu harus menjadi tujuan bernegara, yang kedua kita ingin memastikan negara hadir dalam hal penanganan warga negara khususnya Pekerja Migran Indonesia ketika mereka tiba di tanah air, tutur Kepala BP2MI.

“Ketika PMI tiba di Bandara Soetta dijemput, dilakukan pelayanan yang sangat baik oleh Negara kemudian penanganan protokol Kesehatan, masuk melalui pos pemeriksaan imigrasi, BP2MI bersama-sama dengan pihak lainnya melakukan pendataan terhadap para Pekerja Migran Indonesia dalam hal ketika mereka masuk menjalani protokol kesehatan, mereka harus dikarantina di Wisma Atlet atau Wisma Karantina Pademangan”, ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Terima Kunjungan Penjabat Gubernur DKI Jakarta

Di sela kunjungannya, Kepala BP2MI melihat langsung bagaimana proses kedatangan dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Wisma Karantina Pademangan dan berdialog langsung dengan beberapa PMI, baik yang sedang dalam proses masuk karantina maupun dengan PMI yang selesai melakukan Karantina, juga menyempatkan berkomunikasi dengan beberapa petugas yang menangani para PMI tersebut.

Diakhir kunjungan dilaksanakan konfrensi pers dengan beberapa media yang hadir dalam kunjungan tersebut, Kepala BP2MI mengapresiasi kinerja TNI, Kemenkes maupun unsur lainnya atas kinerja atau pelayanan terbaik yang selama ini telah diberikan kepada para PMI yang sedang menjalani Karantina di Wisma Karantina Pademangan.

Selain Kasdam Jaya juga turut serta mendampingi kunjungan tersebut diantaranya, Bpk. Zainudin Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dr. Benget Saragih, M.Epid Koordinator Bidang Kesehatan Wisma Atlet Pademangan serta Dansatgas Wisma Karantina Pademangan Mayor Kav Said Busra. (BOB)

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?
RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?
Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI
Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan
Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan
Di Tengah Krisis Global, Diplomasi Energi Prabowo Dinilai Selamatkan Fiskal Indonesia
Indonesia Terancam Terjebak antara Batu Bara dan Energi Terbarukan
Kajati Kalbar Komitmen Perkuat Kawal Kebangkitan Ekonomi Desa Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Mengapa Penting bagi Peta Politik Indonesia?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:21 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut: Kalau Disahkan, Apa yang Sebenarnya Bisa Berubah?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Prabowo Perintahkan Strategi Baru Hadapi Karhutla Sumatra, Sumur Bor hingga Tim Khusus TNI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Djohermansyah: Pemerintah Tak Perlu Tunggu Status Bencana Nasional untuk Turun Tangan

Berita Terbaru

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB

Penggugat, Andri Tedjadharma

Hukum

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:04 WIB