Sampaikan 7 Penekanan Presiden, Kabid Humas Polda Metro Jaya Pimpin Apel Pagi Di Polsek Kebon Jeruk

- Jurnalis

Rabu, 9 November 2022 - 11:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, S.I.K, M.Si, memipin Apel Pagi di Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat, Rabu -9.11.2022.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai perintah Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. kepada Pejabat Utama Polda Metro Jaya agar secara serentak memimpin apel di Polsek Jajaran Polda Metro Jaya.

Tujuannya adalah agar setiap personel Polri benar-benar mengatahui dan melaksanaan sesuai arahan Bapak Presiden RI pada tanggal 14 Oktober 2022 yang lalu di Istana Negara, saat memberikan arahan dan penekanannya kepada Bapak Kapolri dan PJU Mabes Polri, para Kapolda, serta para Kapolres se-Indonesia.

Kehadiran Kabidhumas selain memberikan arahan bisa bernostagi dengan personel Polsek Kebon Jeruk mengenang dimana Kombes Zulpan pernah menjabat sebagai Kapolsek Kebon Jeruk pada tahun 2004 s/d tahun 2005

Pada apel pagi di Polsek Kebon Jeruk, Rabu (9/11/2022), yang berjalan dalam suasana khidmat, Kombes Zulpan mengatakan kondisi saat ini bila kita bandingkan dengan masa pandemi Covid-19 yang sedang mencapai puncaknya, tentu sangatlah berbeda dimana pada kondisi tersebut Polri sangat dipercaya oleh masyarakat bahkan menduduki peringkat teratas setelah Lembaga Kepresidenan dan TNI, karena kinerja kita dalam meredakan pandemi Covid-19 sehingga menunjang laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44%.

Namun bila kita lihat kondisi saat ini, pasca kasus duren tiga, kasus kekerasan, Polisi hedon, salah mengambil langkah dan bahasa yang justru memperkeruh suasana, serta lain sebagainya, telah membuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri turun secara drastis.

Atas berbagai macam kasus yang menerpa Polri tersebut, Bapak Presiden pada tanggal 14 Oktober 2022 yang lalu di Istana Negara, telah memberikan arahan dan penekanannya kepada Bapak Kapolri dan PJU Mabes Polri, para Kapolda, serta para Kapolres se-Indonesia.

Baca Juga :  Kapolri Naikan Pangkat Setingkat 8 Brigjen Dan 11 Kombes Di Upacara Korps Raport Mabes Polri

Hal tersebut dilakukan sebagai rasa kecintaan Bapak Presiden terhadap Polri yang menginginkan agar Polri segera bangkit kembali, membenahi segala permasalahan yang ada dan memperoleh kepercayaannya kembali dari seluruh rakyat Indonesia.

Adapun 7 poin penekanan dari Bapak Presiden yang perlu kita pedomani yakni:

  1. Masalah gaya hidup;
  2. Keluhan pelayanan masyarakat;
  3. Solidaritas TNI-Polri harus dijaga;
  4. Kesamaan visi dan misi;
  5. Penegakan hukum secara terukur dan objektif;
  6. Komunikasi publik yang baik; serta
  7. Libatkan kerjasama dengan elemen masyarakat.

Berkaitan dengan point keluhan pelayanan masyarakat, berdasarkan hasil survey Populi Center terkait penilaian perilaku Anggota Polri, tercatat tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri menurun hingga mencapai point 54,4%. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari berbagai aspek, antara lain pungli sebanyak 29,7%, sewenang-wenang sebanyak 22,5%, cari-cari kesalahan sebanyak 19,2%, hidup mewah sebanyak 12,7% dan lainnya sebanyak 8,3%.

Tentunya hal ini menjadi perhatian serius bagi kita semua dalam penjabaran tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dimana saat ini kita telah menjadi sorotan utama bagi publik. Untuk itu, segala tingkah laku, tutur kata, dan tindakan pribadi kita, akan selalu menjadi etalase penilaian masyarakat terhadap korps bhayangkara, sehingga kita harus pandai menangkap sentiment public karena masyarakat dunia saat ini sudah terhubung satu sama lain. Mari rubah persepsi dan memenangkan hati serta pikiran masyarakat.

Menjadi Polisi di era disrupsi informasi ini merupakan suatu tantangan tersendiri, saat ini kebutuhan masyarakat menuntut kita untuk lebih siap dan sigap dalam melayani masyarakat. Media social sudah menjadi salah satu Agen Intelijen Open Source yang mengamati kegiatan Aparatur Negara dan menjadi tempat public melaporkan serta melampiaskan ketidakpuasannya terhadap Polri.

Baca Juga :  Perkuat Pengawasan Terhadap Investor Asing, Imigrasi Jaksel Gelar Rakor Timpora

Untuk meningkatkan kembali kepercayaan public, kita harus dapat merubah mindset “Polisi bukan lagi perusahaan keluarga, atau perusahaan negara, tetapi sudah menjadi perusahaan terbuka (Tbk) dimana kepemilikan saham mayoritas adalah milik masyarakat.

Mari kita berubah dan berbenah di era disrupsi informasi dan perkembangan teknologi ini, karena bila tidak kita-lah yang akan tergilas oleh perubahan tersebut.

Pada kesempatan apel pagi hari ini, saya harapkan kedepan seluruh jajaran untuk:

  1. Mampu memberikan quick response dan excellence response kepada masyarakat.
  2. Mengembangkan dan mengoptimalkan berbagai pelayanan Kepolisian berbasis teknologi, permudah masyarakat dalam mendapatkan layanan Kepolisian, jangan dipersulit.
  3. Terhadap fenomena yang mengganggu kamtibmas masyarakat, agar lakukan penanganan secara responsive sesuai SOP dan jangan ragu-ragu; serta
  4. Jangan ada lagi Pungli, laksanakan tugas dengan ikhlas, nikmati dan syukuri menjadi Polisi, tampilkan sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, serta ingat 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dalam melayani masyarakat.

Oleh karena itu, kita harus terus berkomitmen walaupun ditengah situasi yang tidak sepenuhnya berpihak kepada Polri, agar pelayanan kita kepada masyarakat tidak boleh terganggu, kita harus lebih mawas, waspada dan sensitif terhadap kondisi dan situasi, serta jangan memunculkan permasalahan baru lainnya.

Saya ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Personel Polda Metro Jaya yang telah melaksanakan tugas dan pengabdiannya tanpa kenal lelah. Semoga dijadikan sebagai nilai ibadah dan diganjar pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

«Mengakhiri sambutan ini, kembali saya ingatkan ada program Quick Wins Presisi yang saat ini sedang kita laksanakan dari tanggal 1 November s.d. 10 Desember 2022, agar seluruh jajaran dapat mengatensi dan melaporkan pelaksanaan 10 program yang telah ditentukan tersebut, sehingga kita dapat meraih kembali kepercayaan masyarakat,» tutupnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?
Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik
Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan
KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN
KPK Tahan Fahd A Rafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor
KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik
Sertifikat Masih di Tangan Andri Tedjadharma, Praktisi Hukum Tata Negara: Negara Jangan Melahirkan Sengketa
Iluni 41 Gelar Kajian Merajut Ukhuwah Silaturahmi Menguatkan Iman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:51 WIB

Di Balik Tembok Lapas Cibinong: Hunian Mirip Apartemen, Siapa yang Menempati?

Rabu, 23 September 2026 - 12:21 WIB

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Kejati Kalbar Gelar Penyuluhan Hukum Di Kubu Raya Bahas Pencegahan Karhutla Dan Permasalahan Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Minggu, 13 September 2026 - 22:04 WIB

KPKNL Lelang Aset Bodong, Sertifikat Ada di Pemilik

Berita Terbaru

Penggugat, Andri Tedjadharma

Berita

Sejumlah Nama Pejabat BI Disebut dalam Replik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:21 WIB

Uncategorized

Tanah dan Rumah Justina Disita Tanpa Dasar Hukum  

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:46 WIB

Berita

KPK Tahan 8 Tersangka Korupsi di ATR/BPN

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:48 WIB